Ia juga menegaskan pentingnya persiapan menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknik dan latihan fisik, tetapi juga pola makan, istirahat, mental, serta strategi bertanding.
“Kalau mental tidak disiapkan dengan baik, bisa kaget saat menghadapi pertandingan sesungguhnya,” tutupnya.
Kehadiran kembali tenis meja Indonesia di ajang AYG 2025 menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga ini. Dengan dukungan federasi baru yang solid dan semangat generasi muda, tenis meja nasional berpeluang besar untuk kembali bersinar di kancah internasional.*
SUMBER: ANTARA
