JABAR EKSPRES – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) terus mengatur siasat untuk memperkuat Pekerja Migran Indonesia (PMI). Salah satunya dengan turut menggandeng para mantan Kepala Daerah di Indonesia untuk menjadi mentor.
Menteri P2MI Mukhtarudin menuturkan, ada beberapa hal yang tengah dilakukan untuk mendongkrak sektor PMI. Baik dari sisi kapasitas hingga perlindungan.
Pihaknya saat ini juga tengah menggodok Revisi tentang Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Ada beberapa aspek yang disempurnakan.
Baca Juga:Bandung Fair 2025, Pesta Kota Kreatif dengan Selera DuniaSerunya Halloween di FOX LITE Majalaya: Lari Bareng, Tanam Pohon, dan Kostum Seram
Misalnya dari kesiapan calon pekerja migran sebelum berangkat. Hingga setelah berada di luar negeri. Terutama aspek perlindungan.
Selain itu, kementerian juga bakal memiliki beberapa fokus yang dikejar. Sebagaimana arahan Presiden.
“Ada beberapa fokus. Peningkatan kualitas Pekerja Migran yang sudah ditempatkan di luar negeri. Kedua, peningkatan kualitas dan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), ” jelasnya.
Misalnya soal peningkatan kualitas dan kapasitas CPMI. Itu bisa dilakukan dengan beberapa hal. Misalnya dengan pendidikan vokasi serta upgrading skill.
Untuk mensukseskan itu, ada beberapa hal. Termasuk berkolaborasi dengan sejumlah stakeholder. Misalnya dengan kampus, pemerintah daerah, termasuk para mantan Kepala Daerah yang cukup berpengalaman.
Modal pengalaman para mantan Kepala Daerah itu bisa ditularkan. Dalam bentuk program maupun sistem penguatan.
Karena itu pihaknya menyambut baik kepada Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) yang bakal berkolaborasi. Perpukadesi adalah perkumpulan para purna bakti Kepala Daerah. Setidaknya ada sekitar 3.000 mantan bupati, walikota, dan gubernur yang bergabung.
Baca Juga:FLAMING FRIDAY – HANGOUT dan AYCE BARBEQUE di de Braga By ArtotelKolaborasi dengan SF ITB, Gently Baby resmi Kembangkan CERA-CARE BIOME untuk Kesehatan Kulit Bayi dan anak
Beberapa nama diantaranya adalah Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Ia juga sekaligus sebagai ketua. “Pengalaman jam terbang kelola daerah tentu sangat baik. Kami lagi bangun sistem pekerja migran yang terintegrasi,” bebernya. (son)
