8 Trik Penipuan Vishing Via Telepon, Awas Jangan Mudah Percaya

ILUSTRASI Trik penipuan menggunakan telepon secara langsung atau Vishing. (freepik)
ILUSTRASI Mengenal 8 Trik penipuan menggunakan telepon secara langsung atau Vishing. (freepik)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Modus penipuan menggunakan telepon kini kembali marak, jika selama ini penipuan lebih sering menggunakan email atau pesan singkat, untuk membuka link tertentu, kini yang lebih banyak adalah ditelepon secara langsung.

Penipuan jenis in dikenal juga dengan nama Vishing atau voice phishing, yakni sebuah upaya penipuan lewat percakapan langsung dengan korban.

Disini pelaku sengaja membuat korbannya lengah dan bersedia melakukan apapun yang diperintahkan pelaku, seperti memberikan data pribadi atau mengakses sesuatu yang penting, tanpa disadari oleh korbannya.

Baca Juga:Link Nonton Ms. Incognito Episode 9 dan 10, Benarkah Rahasia Ho-Se Bakal Terungkap  Bukannya Melindungi Korban Perkosaan, Kades di Jember Malah Sarankan Menikah dengan Pelaku

Biasanya hal ini dilakukan untuk membajak perangkat seluler yang digunakan oleh korban, sehingga pelaku leluasa untuk menguras harta korban, atau mendapatkan keinginan lainnya.

Beberapa modus yang dilakukan adalah menyuruh korbannya untuk membuka tautan tertentu dan mengunduh data berisi malware. Malware ini lah yang kemudian membajak perangkat seluler milik korban.

Oleh karena itu, perlu selalu waspada jika menerima telepon dari orang asing atau nomor yang tidak dikenal, dan melakukan beberapa trik penipuan dibawah ini : 1. Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar

Jika penelpon mengaku berasal dari pemerintah atau perusahaan besar jangan langsung percaya. Mereka yang mengaku berasal dari lembaga besar umumnya mengintimidasi korban dengan otoritas yang mereka miliki.

2. Menawarkan kesepakatan atau hadiah

Jangan percaya jika penelepon menyebut Anda telah terpilih untuk mendapatkan hadiah tertentu, terutama jika panggilan datang dari nomor pribadi. Jika Anda merasa tak mengikuti undian apa pun, maka tawaran tersebut kemungkinan besar adalah penipuan.

3. Tidak tahu nama Anda

Penipu dengan metode Vishing umumnya menggunakan sapaan umum tanpa menyebut nama orang yang mereka telepon, sementara petugas resmi yang menelepon untuk meminta informasi seharusnya mengetahui nama lawan bicara mereka.

4. Penipu mengklaim ada utang yang belum dibayar

Penipu Vishing pada umumnya menggunakan taktik intimidasi berupa informasi bahwa ada utang yang belum dibayar. Mereka juga akan mengancam dengan denda atau hukuman penjara. Anda bisa langsung menutup panggilan dan menghubungi perusahaan terkait untuk memastikan informasi ini.

5. Meminta informasi sensitif

0 Komentar