Dia berujar, bukan semata-mata karena anaknya yang segerombolan ini melakukan tindakan kenakalan, yang kerap viral juga di sosial media.
Faktornya karena orang tuanya dengan kondisi ekonomi, sehingga kembali pada realistis dari ketahanan keluarga itu sendiri.
“Saya bisa pastikan mereka udah pusing untuk memenuhi standar ekonomi mereka sendiri kan. Jadi gimana mereka mau mikirin anak? Pasti mereka memikirkan dulu kebutuhan pokok gitu lho,” pungkas Antik. (Bas).
