Beberapa promosi yang masih beredar di media sosial juga menampilkan program bonus besar-besaran. Contohnya, pengguna yang melakukan investasi Rp10 juta hingga Rp15 juta dijanjikan mendapatkan hadiah tunai atau bahkan motor.
Namun, jika diperhatikan lebih dalam, nilai hadiah yang ditawarkan tidak sebanding dengan nominal investasi. Banyak yang menilai hal ini hanyalah pancingan agar anggota lama kembali melakukan deposit.
Lebih parah lagi, ada pengguna yang mengklaim bisa mendapatkan keuntungan Rp219 juta hanya dengan modal Rp30 juta dalam waktu sebulan. Secara logika, keuntungan sebesar itu tidak masuk akal dalam sistem investasi yang sehat dan legal.
Baca Juga:Apakah iPhone 17 Layak Dibeli di Tahun 2025? Ini AlasannyaLink Video Rekaman CCTV Viral Timothy Anugerah Saputra Lompat di Gedung, Ada Versi Fullnya?
Menariknya, laporan mengenai NW SPORTS paling banyak datang dari daerah Kebumen, Jawa Tengah. Banyak warganet yang mengaku kantor NW SPORTS sempat aktif di wilayah tersebut. Namun, seperti kasus skema Ponzi lainnya, penyebarannya seringkali tidak merata dan hanya ramai di daerah tertentu saja.
Diduga, pelaku di balik aplikasi semacam ini menargetkan daerah dengan tingkat literasi keuangan yang masih rendah, agar lebih mudah mendapatkan korban. Mereka memanfaatkan keinginan masyarakat untuk cepat kaya tanpa memahami risiko yang ada.
Kasus NW SPORTS kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aplikasi penghasil uang yang menjanjikan keuntungan besar tanpa dasar bisnis yang jelas.
Sebelum berinvestasi, pastikan platform tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK, serta memiliki transparansi dalam sistem keuangan dan sumber pendapatan. Jika aplikasi meminta deposit besar dan mengandalkan perekrutan anggota baru, bisa dipastikan itu adalah indikasi kuat skema Ponzi.
Sebagai penutup, Kinan juga menegaskan, “Kalau memang kalian masih punya saldo di NW SPORTS, segera tarik dananya sebelum semuanya menghilang. Jangan sampai tergoda lagi dengan janji-janji bonus yang tidak realistis.”
