Kini, kondisi bangunan semakin rapuh. Dinding dan kusen kayu mulai lapuk, sebagian genteng hilang, dan tiang bambu digunakan sebagai penyangga agar atap tidak runtuh lagi. Keluarga Dona merasa khawatir akan keselamatan, tetapi tidak memiliki pilihan lain selain tetap menempati sebagian ruangan yang masih aman.
“Bagi kami tentu ada kekhawatiran jika suatu saat terjadi runtuh lagi, karena sebagian ruangan lain sudah mulai terlihat rapuh,” pungkas Dona. (Wit)
