Razia Gabungan di Lapas Banjar, Satu Blok Demi Satu Blok Disisir Tim TNI-Polri

TNI Polri saat merazia salah satu blok hunian di Lapas Kota Banjar
TNI Polri saat merazia salah satu blok hunian di Lapas Kota Banjar. (Humas/Lapas Banjar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana tegang menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar. Operasi yang diawali dengan apel siaga itu merupakan implementasi nyata dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari segala bentuk pelanggaran, khususnya Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar), serta wujud dukungan terhadap program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Apel siaga dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo. Dalam kesempatan tersebut, hadir jajaran petugas Lapas Banjar, yang berdiri berdampingan dengan personel dari Polsek Pataruman, Koramil Langensari, dan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat. Kehadiran berbagai unsur keamanan negara ini memperlihatkan soliditas dan keseriusan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Kalapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan razia ini bukanlah sekadar kegiatan rutin. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen nyata dari setiap individu petugas untuk menjaga martabat dan marwah institusi Pemasyarakatan.

Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen nyata kita dalam menjaga marwah institusi Pemasyarakatan dan mendukung program nasional P4GN,” ucap Tutut, Minggu (12/10/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas instansi sebagai kunci utama dalam mewujudkan situasi yang aman, kondusif, dan tertib di dalam lapas.

Tutut mengingatkan seluruh jajarannya, baik dari Lapas maupun pihak TNI-Polri, untuk senantiasa bekerja dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang tinggi kepada negara.

Usai apel siaga, tim gabungan yang telah terbentuk langsung bergerak cepat dan terkoordinir menuju blok-blok hunian warga binaan.

“Kegiatan inti dari operasi ini adalah penggeledahan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kamar hunian,” katanya.

Dengan cermat dan teliti, personel tim menyisir setiap sudut ruangan, membuka lemari, serta memeriksa barang-barang pribadi milik warga binaan.

“Tujuan operasi ini jelas memastikan tidak ada satu pun barang terlarang, baik itu telepon genggam, alat untuk melakukan pungutan liar, apalagi narkoba dan barang-barang sejenisnya, yang beredar di dalam lingkungan lapas,” tegasnya.

Baca Juga:Demi Tiket Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan IrakKluivert Ungkap Tantangan Berat Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis dari Arab Saudi

Setiap barang yang dianggap curiga atau tidak memenuhi aturan langsung diamankan dan dicatat untuk keperluan inventarisasi.

0 Komentar