Periode Ramadan dan Idulfitri, BRIN Beberkan Volume Sampah di Bandung Raya Naik 40 Persen 

Periode Ramadan dan Idulfitri, BRIN Beberkan Volume Sampah di Bandung Raya Naik 40 Persen
Warga berjalan di depan bak tumpukan sampah di Jalan Cikutra, Kota Bandung, Jumat (10/10). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan diolah dengan cara ditimbun atau dibakar menggunakan insinerator berfasilitas kontrol.

Dalam sesi diskusi, sejumlah pihak menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. M. Ulwan dari DLH Kota Bandung menyebut beberapa inisiatif yang sudah berjalan, seperti edukasi pemilahan sampah, program RW Bebas Sampah, serta sistem patroli dan pemberian penghargaan maupun sanksi bagi warga.

Sementara itu, Syarif dari DLH Kota Cimahi menjelaskan, pihaknya menerapkan metode magotisasi, RDF, dan membentuk unit bank sampah.

Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu

Namun, kata dia, masih ada tantangan berupa rendahnya partisipasi masyarakat, kebiasaan membuang sampah di luar waktu yang ditetapkan, dan keterbatasan lahan pengelolaan.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci. Edukasi berkelanjutan perlu diperkuat agar kebijakan tidak hanya berhenti di tingkat aturan,” pungkasnya.

0 Komentar