Di Hadapan Ribuan ASN, Dedi Mulyadi Izin Pangkas Belanja Listrik Kantor hingga Makanan

Dihadapan Ribuan ASN, Dedi Mulyadi Izin Pangkas Belanja Listrik Kantor hingga Makanan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat menyampaikan berbagai program efisiensi di hadapan ASN, Kamis (2/10)/Hendrik Muchlison
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan komitmennya terkait efisiensi belanja jamuan atau makan minuman pemprov. Hal itu disampaikan di hadapan ribuan ASN yang sengaja dikumpulkan, Kamis (2/10).

“Saya izin turunkan (anggaran belanja. Red). Nanti tidak ada lagi snack atau makan di Pemprov. Hanya minum,” cetusnya di Gedung Sabuga itu.

Pria yang akrab disapa KDM itu melanjutkan, efisiensi lainnya adalah memangkas beberapa anggaran operasional kantor, seperti penggunaan listrik, air, hingga AC.

Baca Juga:PSG Tundukkan Barcelona Lagi! Luis Enrique Puji Semangat Juang Anak AsuhnyaLiverpool Krisis Jelang Duel Kontra Chelsea, Alisson dan Ekitike Dipastikan Absen

“Listrik (lampu.red) jam kerja. Air hanya jam kerja. Malam hari yang nyala hanya listrik (lampu.red) di luar Gedung,” kata dia.

Namun KDM menegaskan, upaya efisiensi itu tidak akan sampai ada langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi pegawai pemprov. “Itu soal kemanusiaan, ” cetusnya.

Bahkan, pihaknya juga berupaya untuk mengefisiensi pola kerja ASN atau pegawai demi menekan anggaran operasional kantor. Adapun caranya adalah dengan menerapkan Work From Home (WFH).

“Belanja akan tinggi jika pegawai banyak masuk Kantor. Maka akan dirumuskan agar pegawai yang ke kantor tidak banyak,” ujarnya.

Namun KDM juga menegaskan tidak akan mengurangi tunjangan kinerja meski ada efisiensi kerja. Ia ingin Jabar jadi Provinsi terhormat di tengah berkurangnya anggaran.

Berbagai efisiensi itu salah satunya buntut dari berkurangnya dana transfer dari Pemerintah Pusat di 2026 nanti. “Tukin adalah hak anda. Yang dikurangi adalah kegiatan yang tidak penting. Tidak perlu ada rapat kalau tidak penting,” tukasnya. (son)

0 Komentar