Ditekankan pula bahwa RSOP Ciamis menyadari sepenuhnya pentingnya penerapan peraturan perusahaan serta kontrak kerja yang adil dan transparan bagi seluruh karyawan tanpa terkecuali. Upaya membangun lingkungan kerja yang kondusif, harmonis, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan menjadi prioritas.
“Kami terus berupaya membangun lingkungan kerja yang kondusif sesuai peraturan yang berlaku. Dalam hal ini, kami juga senantiasa berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Dinas Tenaga Kerja setempat untuk memastikan semua kebijakan kami sejalan dengan hukum yang berlaku,” paparnya.
Visi ke depan RSOP Ciamis adalah untuk berkembang menjadi rumah sakit swasta yang tidak hanya bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat serta Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis.
Baca Juga:CT Scan RSUD Banjar Rusak, Pasien Dirujuk ke RSOP CiamisPenahanan Ijazah Karyawan RSOP Ciamis, Disnakertrans Sarankan Korban Melapor
“RSOP bertekad untuk berkembang menjadi rumah sakit swasta yang bermanfaat, terpercaya dan menjadi kebanggaan masyarakat serta Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis,” tegasnya sekali lagi.
Secara khusus, Dyla Nadia menyampaikan klarifikasi resmi untuk menepis isu yang menyebutkan adanya praktik penahanan ijazah serta kewajiban membayar uang pinalti bagi karyawan yang mengundurkan diri.
“Sekali lagi pihak manajemen RSOP Ciamis menyampaikan klarifikasi resmi bahwa tidak ada penahanan ijazah serta kewajiban membayar uang pinalti. Semua telah clear setelah bertemu Egit saat menyerahkan ijazah,” tuturnya.
Konfirmasi atas telah selesainya permasalahan ini juga datang dari pihak Egit Nurfajrin, yang menyatakan bahwa ijazahnya telah diserahkan dan tidak ada lagi persoalan yang tersisa dengan RSOP Ciamis. “Ijazah telah diserahkan oleh pihak RSOP,” papar Egit.
Ia menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperhatikan kasus ini. Diharapkan dari peristiwa ini dapat diambil hikmah dan pelajaran berharga.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak dan semua sudah ada titik temu dan clear. Semoga ada hikmah dibalik kejadian tersebut, saya dan RSOP telah selesai secara tabayun (klarifikasi),” tegas Egit. (CEP)
