Hutan Kota Babakan Siliwangi Ditutup Sementara, Begini Kata Warga!

Hutan Kota Babakan Siliwangi Ditutup Sementara, Begini Kata Warga!
Pengunjung duduk santai di Hutan Kota Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Senin (29/9). Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung akan menutup sementara taman hutan kota untuk aktivitas umum karena akan dilakukannya pekerjaan penataan taman yang di mulai pada (30/9). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah warga mengaku kaget dengan penutupan sementara akses ke kawasan Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil). Penutupan terutama terlihat pada Jembatan Hijau, ikon jalur pejalan kaki yang membentang di atas hutan kota tersebut.

Laura (22), warga Antapani, mengaku kecewa ketika mendapati jembatan itu tak bisa dilalui saat ia jogging, Minggu pagi. “Biasanya saya lari lewat Jembatan Hijau, itu spot yang paling khas dari Baksil. Tapi tadi pas sampai, ternyata ditutup,” ujarnya kepada Jabar Ekspres di Baksil, Selasa (30/9).

Menurut informasi yang dirinya peroleh dari petugas parkir di sekitar lokasi, penutupan dilakukan hingga Januari mendatang karena adanya penataan ulang kawasan.

Baca Juga:Pembayaran Utang LRT Dibayarkan KAI, COO Danantara: Skemanya Harus ProperBangun 100 Gudang Baru, Begini Harapan Dirut Bulog!

“Saya kurang tahu detailnya, tapi katanya ada perbaikan infrastruktur dan penataan ulang jalur pejalan kaki,” kata Laura.

Warga lainnya, Novan (34), juga mengaku terkejut dengan penutupan tersebut. Dirinya biasa mengajak anaknya bermain di jalur pejalan kaki Baksil setiap akhir pekan.

“Tiba-tiba aksesnya ditutup, jadi kami harus mencari tempat lain. Padahal anak-anak suka sekali jalan di jembatan itu sambil lihat hutan dari atas,” ucapnya.

Meski begitu, Novan menilai rencana perbaikan tetap penting untuk menjaga kawasan hijau tetap aman digunakan publik.

“Kalau memang untuk renovasi, ya kami dukung. Tapi jangan sampai konsep alaminya hilang, karena nilai utama Baksil justru ada di hutannya,” katanya.

Laura menambahkan, meski masih bisa berolahraga di sekitar Lapangan ITB yang berbatasan langsung dengan hutan, pengalaman itu berbeda.

“Kalau di jembatan hijau kan kita bisa sambil lihat pohon-pohon tinggi, dengar suara burung. Itu yang bikin jogging di sini spesial,” ucapnya.

Baca Juga:Marak Keracunan MBG, Menko Zulas: Setiap SPPG Harus Punya SLHS!Tak Ada Kenaikan CHT, Bukti Keberpihakan Pada Pekerja dan Petani?

Meski kecewa, Laura memahami alasan penutupan jika bertujuan memperbaiki fasilitas. Ia berharap proyek ini tetap berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Hutan Babakan Siliwangi ini unik banget karena jadi paru-paru kota di tengah keramaian. Harapannya setelah dibuka lagi, tetap hijau, alami, dan nyaman buat warga Bandung,” ujarnya.

Adapun dalam pengumuman resmi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, penutupan dimulai sejak 30 September 2025 hingga pekerjaan penataan selesai. Selama periode itu, kawasan Taman Hutan Babakan Siliwangi ditutup untuk umum.

0 Komentar