JABAR EKSPRES – Warga Dusun Cibitung Girang, Desa Kertasari, Kecamatan Ciamis, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di kamar kontrakannya, Minggu (28/9/2025).
Korban berinisial IK (57), warga Kelurahan Ciamis, diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Korban yang diketahui seorang duda dengan tiga anak itu sudah menempati kontrakan tersebut selama sekitar dua setengah tahun.
Baca Juga:Kuota 8 Persen Suporter Timnas Indonesia di Arab Saudi Tak IdealTerungkap! Alasan Mees Hilgers dan Marselino Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Ternyata…
Ia hidup seorang diri di kamar sederhana dan dikenal ramah serta sering berinteraksi dengan warga sekitar.
Penemuan bermula dari kecurigaan seorang tetangga, Teti (55), yang mencium bau menyengat sejak Sabtu siang.
Awalnya, ia mengira bau tersebut berasal dari bangkai tikus atau hewan kecil lain. Namun, semakin lama, aroma busuk makin menyengat, terutama di sekitar kamar kontrakan IK.
“Awalnya saya kira bau bangkai tikus, tapi makin sore semakin kuat. Motor korban ada di depan, pintu kamar juga tidak digembok. Saya sempat mengetuk pintu berulang kali, tetapi tidak ada jawaban sama sekali dari dalam,” ungkap Teti kepada awak media.
Rasa curiga memuncak hingga Minggu pagi. Teti kemudian melapor kepada Ketua RT setempat. Bersama sejumlah warga, RT berinisiatif memeriksa kondisi kamar korban.
Karena pintu terkunci dari dalam dan tidak ada respon, warga akhirnya membobol jendela untuk masuk. Saat berhasil masuk, mereka dikejutkan oleh pemandangan mengerikan: IK ditemukan tewas dalam kondisi tubuh mulai membusuk.
Seorang warga, Wawan, menuturkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit. “Selama ini beliau memang memiliki riwayat penyakit stroke ringan dan sering mengeluh sakit di bagian dada. Meski begitu, semasa hidupnya beliau dikenal ramah dengan warga, bahkan dulu sering terlihat memancing di kolam RW Togir,” kenang Wawan.
Baca Juga:Persib Siap Tempur Lawan Persita, Hodak Optimistis Tren Positif BerlanjutRealisasi FLPP di Jawa Tengah Mencapai 15.414 unit Rumah, Program 3 Juta Rumah Terus Digenjot
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis, AKP Carsono, membenarkan insiden tersebut.
Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga. Tim Polres Ciamis bersama petugas medis segera mengevakuasi jasad korban.
“Kami telah mengevakuasi korban dan membawa jasadnya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari informasi sementara yang kami kumpulkan, korban terakhir terlihat aktif pada hari Sabtu. Namun, karena kondisi kamar yang gelap dan keadaan jasad, kami belum dapat memastikan penyebab kematian yang sebenarnya. Pemeriksaan fisik luar akan menjadi langkah pertama yang dilakukan oleh tim medis di rumah sakit,” jelas AKP Carsono.
