Menilik Nikah Massal dalam Momen HJKB ke-215

Menilik Nikah Massal dalam Momen HJKB ke-215
Pasangan pengantin memperlihatkan cincin seusai akad nikah secara gratis di depan Mal Pelayanan Publik Kota Bandung, Kota Bandung, Jumat (26/9/2025). Pemerintah Kota Bandung menggelar nikah gratis bagi 10 pasangan yang dilakukan untuk memperingati Hari Jadi Kota Bandung serta memberikan kartu keluarga secara langsung sebagai bentuk pelayanan terpadu bagi masyarakat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pipih (35) tampak lega seusai prosesi akad nikah massal di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, Jumat (26/9). Dirinya menjadi satu dari sepuluh pasangan yang mengikuti program pernikahan gratis. Digelar Pemerintah Kota Bandung dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215.

“Alhamdulillah senang banget, bahagia tidak terhingga. Program ini membantu karena biaya nikah biasanya mahal. Harapannya kalau bisa sering-sering ada nikah gratis,” kata Pipih kepada Jabar Ekspres di lokasi.

Menurut dia, proses pendaftaran berlangsung sederhana. Calon peserta cukup mendaftar langsung ke gedung MPP, kemudian masuk daftar seleksi sebelum diumumkan untuk mengikuti acara.

Baca Juga:Bandung Zoo Ditutup, Farhan Sebut Selama Yayasan Berkonflik Tidak akan DibukaAntisipasi Aksi Massa, Polrestabes Bandung Gelar Simulasi Penanganan Huru-Hara

“Prosesnya sebentar, setelah itu ada informasi resmi,” ujar Pipih.

Kegiatan bertajuk “Nikah Massal dan Gebyar Pelayanan Publik Terpadu 2025” ini diikuti sepuluh pasangan dengan dukungan pelaku usaha dan lembaga sosial. Setiap pasangan mendapat fasilitas kamar hotel untuk berbulan madu dari mitra usaha Riung Priangan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah memperkuat fondasi sosial masyarakat.

“Para pasangan yang menikah hari ini bukan hanya membangun keluarga kecil yang harmonis, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan besar untuk membangun Kota Bandung yang lebih baik,” ucapnya.

Selain nikah massal, acara juga menjadi ajang peluncuran Gebyar Pelayanan Publik Terpadu 2025. Layanan yang tersedia meliputi administrasi kependudukan, kesehatan, UMKM, ketenagakerjaan, hingga konsultasi hukum dan pendampingan sosial.

Pasangan lain, Rina dan Ramdani, juga menyampaikan rasa syukur. “Kami tidak sangka bisa menikah dengan bantuan program ini. Alhamdulillah, sekarang kami sah sebagai suami istri dan siap membangun keluarga yang lebih baik,” kata Rina.

0 Komentar