Menteri PKP : 25 Ribu Rumah Subsidi Siap Akad Senin Depan!

Menteri PKP : 25 Ribu Rumah Subsidi Siap Akad Senin Depan!
Ilustrasi penyerahan rumah subsidi yang akan dilakukan secara massal pada Senin (29/9/2025) mendatang. (Dok. Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut sebanyak 25 ribu unit rumah subsidi siap diserahkan pada Senin (29/9/2025) mendatang.

Hal itu disampaikan Ara -sapaan akrabnya- di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu malam. Menurutnya, penyerahan 25 ribu unit rumah subsidi tersebut akan dilakukan secara massal.

“Kami akan melaksanakan untuk pertama kali akad minimal 25 ribu rumah subsidi pada Senin, tanggal 29 September 2025,” ujarnya, dikutip Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:Harga Beras di 148 Kota/kabupaten Turun, Berkat Program SPHP?Hilirisasi Perkebunan Buka 1,6 Juta Lapangan Kerja Baru, Benarkah?

Adapun seremonial akad massal tersebut akan digelar di Bogor, Jawa Barat. Mengingat proses pengembangan dan kualitas rumah subsidi di kawasan tersebut sudah lebih memadai.

Selain itu, kata dia, Bogor dipilih lantaran menurut data Badan Pusat Statistik menyebut bahwa Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan agenda akad massal kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) itu bakal menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Meski kegiatan seremoni yang rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subiantu tersebut terpusat di Bogor, namun akad massal bakal digelar serentak di 90 titik di 30 provinsi Indonesia.

“Ini mudah-mudahan bisa berjalan lancar, dan kami akan mengundang Bapak Presiden untuk bisa hadir pada kegiatan akad massal KPR FLPP terbesar sepanjang sejarah,” tutur Heru.

Untuk rencana ke depan, pemerintah juga tengah menyiapkan skema rumah subsidi di kota-kota besar di Indonesia, termasuk di Jakarta.

Koordinasi itu melibatkan Kementerian PKP, BP Tapera, Kementerian Keuangan, dan pemerintah daerah.

Baca Juga:Pemerintah Tambah Kuota Rumah Subsidi, Menteri PKP: Tahun Ini 350 Ribu Unit Pemerintah Perluas Akses Perumahan untuk Buruh, Kuota Rumah Subsidi Naik Jadi 50 Ribu Unit

Rumah subsidi di area perkotaan nantinya akan berupa rumah susun (rusun), bukan rumah tapak, mengingat ketersediaan lahan yang lebih terbatas.

Dengan strategi itu, diharapkan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) juga bisa tersedia di area perkotaan.

Adapun realisasi KPR rumah subsidi sejak 1 Januari 2025 hingga 15 September 2025 sebanyak 221.047 unit.

Jumlah KPR rumah subsidi dari yang masih proses pembangunan, ready stock (sudah dibangun tapi belum akad kredit), hingga akad kredit tapi dana pinjaman KPR-nya belum cair sebanyak 45.385 unit rumah.

Sedangkan, untuk yang sudah realisasi penyaluran KPR FLPP mulai dari yang sudah akad kredit dan dana pinjaman KPR-nya telah cair sampai akad Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera khusus PNS, terbangun dan akad kredit sebanyak 175.662 unit rumah.

0 Komentar