Diklaim Memiliki Dampak Serius, Humas Bandung Zoo Beberkan Soal Penutupan Sementara 

Diklaim Memiliki Dampak Serius, Humas Bandung Zoo Beberkan soal Penutupan Sementara 
Penjaga hewan memberi makan Rusa Timor di Kebun Binatang Bandung, Senin (22/9). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penutupan Sementara akibat konflik dualisme dalam sistem pengelolaan Kebun Bintang Bandung atau Bandung Zoo, hingga kini masih terus dilakukan.

Bahkan berdasarkan pantauan Jabar Ekspres di lokasi, kini nampak sangat sepi tanpa adanya aktivitas pengunjung akibat ditutupnya sementara sejak 6 Agustus 2025 lalu.

Menurut Humas Bandung Zoo dari Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), ditutupnya sementara akibat konflik ini, diklaim telah memberikan dampak yang cukup serius.

Baca Juga:Huru dan Hara, Bayi Harimau Benggala di Bandung Zoo Siap Jadi Idola BaruSatwa Bandung Zoo Hadapi Risiko Stres Psikologis Akibat Penutupan

“Terus terang saja (sekarang) banyak masyarakat yang menanyakan kapan dibuka. Jadi kita pinginnya ini bisa cepat dibuka lagi,” ucap Aan sapaannya saat ditemui di Bandung Zoo, Senin (22/9).

Selain banyaknya masyarakat yang menanyakan, imbas ditutupnya sementara tersebut, Aan juga menambahkan banyak agenda atau program yang tidak terlaksana

“Kita sebetulnya ada puluhan program studi yang akan dipakai penelitian di sini, nah itu juga menjadi terdampak,” ungkapnya.

Tak hanya disitu, Aan juga menyebut ada beberapa hal salah satunya kerjasama dengan pihak luar yang juga terganggu.

“Jadi penutupan ini sangat mengganggu aktivitas, terutama terhadap satwa,” ucapnya.

Maka dari itu ia berharap, konflik yang menyebabkan ditutupnya sementara Bandung Zoo ini dapat segera diselesaikan.

“Karena satwa kita juga terganggu, yang dulunya mereka sering lihat orang (pengunjung), sekarang sepi. Jadi saya berharap ini bisa segera diselesaikan,” pungkasnya.

Diketahui, penutupan Kebun Bintang Bandung atau Bandung Zoo ini telah dilakukan sejak 6 Agustus 2025 lalu akibat konflik dualisme dalam sistem pengelolaan.

Baca Juga:Bandung Zoo: Penutupan Berdampak pada Pakan Satwa hingga Karyawan Terancam PHKPakan Satwa Bandung Zoo Masih Tercukupi, Tapi Masa Depan Masih Menggantung

Dimana pihak manajemen dari Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dibawah tanggungjawab Raden Bisma Bratakoesoema dan Jhon Simampauw saling mengklaim bahwa keduanya merupakan pihak yang sah dalam mengelola Kebun Bintang Bandung atau Bandung Zoo tersebut.

Jhon Simampauw menjelaskan, penutupan sementara terhdap Bandung Zoo ini dilakukan guna mengamankan aset milik Pemerintah Kota Bandung berdasarkan Berita Acara Penitipan Barang Bukti dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) atas adanya dugaan korupsi di Bandung Zoo.

“Kami diperintahkan Kejati untuk menjaga aset tersebut,” ujarnya berdasarkan keterangan resmi yang diterima awak media beberapa waktu lalu.(San).

0 Komentar