Bertemu KDM, Wali Kota Banjar Sudarsono Usulkan Tiga Permohonan Bantuan Infrastruktur

Wali Kota Banjar H Sudarsono saat akan rakor dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Karawang Jawa Barat belum l
Wali Kota Banjar H Sudarsono saat akan rakor dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Karawang Jawa Barat belum lama ini. (Humas Pemkot Banjar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Banjar secara resmi mengajukan tiga permohonan bantuan pembangunan infrastruktur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengajuan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, dalam sebuah pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang digelar di Karawang beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Barat ini secara khusus membahas berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur di masing-masing wilayah.

Melalui sambungan telepon pada Jumat (19/9/2025), Wali Kota Sudarsono kepada Jabar Ekspres memaparkan ketiga usulan yang telah disampaikannya kepada orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Baca Juga:PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori JatimbalinusKapolresta Bandung Resmi Jadi Dewan Penasehat dan Bapak Angkat Komunitas Ojol Samawana Jabar

Usulan pertama dan dinilai paling strategis adalah permintaan agar jalan dan jembatan yang menghubungkan Kota Banjar dengan Jawa Tengah, tepatnya penghubung Purwaharja -Panulisan, segera dibangun dan statusnya dinaikkan menjadi jalan provinsi.

“Jalan jembatan yang menghubungkan Banjar dengan Jawa Tengah (Banjar-Panulisan) itu kita minta untuk dibangun akses jalannya dan status jalannya jadi jalan Provinsi,” jelas Sudarsono. Peningkatan status jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus distribusi logistik dan mobilitas warga antarprovinsi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

Usulan kedua yang diajukan Pemkot Banjar adalah permohonan pembenahan sistem drainase di Jalan Perintis Kemerdekaan, yang merupakan jalan provinsi. Ruas jalan yang membentang dari Alun-Alun Banjar hingga kawasan Situ Batu tersebut dinilai masih memiliki masalah pada saluran pembuangan airnya.

“Kita usulkan untuk perbaikan drainasenya, karena untuk jalannya kan masih bagus. Kemudian dukungan PJU-nya juga sudah terlaksana,” tutur Sudarsono.

Perbaikan drainase ini sangat krusial untuk mencegah genangan air dan banjir, terutama pada musim hujan, sehingga dapat menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

Adapun usulan ketiga adalah permintaan bantuan perbaikan untuk jalan penghubung antar kabupaten, khususnya ruas yang menghubungkan Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis. Sudarsono mengakui bahwa beberapa ruas jalan penghubung tersebut kondisinya sudah memprihatinkan dan sangat membutuhkan perhatian. “Karena keterbatasan anggaran APBD, kita minta bantuan provinsi,” ucapnya.

0 Komentar