JABAR EKSPRES – Dunia perponzian sepertinya tidak pernah sepi dengan bermunculannya aplikasi-aplikasi penghasil uang terbaru. Di Bulan September ini saja sudah ada puluhan aplikasi baru yang mengklaim sebagai penghasil uang.
Anggota mereka rata-rata menggunakan media sosial untuk mempromosikan aplikasinya, dengan menyebarkan link pendaftaran yang sudah ada kode reffealnya.
Sehingga memudahkan siapapun yang ingin mendaftar tanpa harus mengetahui siapa yang mengundangnya, namun jangan salah, satu orang yang berhasil melakukan pendaftaran dan deposit di aplikasi tersebut, maka ada member lain yang akan mendapatkan keuntungan, yakni yang memiliki kode refferal dari undangan pendaftaran tersebut.
Baca Juga:Amalan di Hari Jumat dan Keutamaan, Sayang Kalau DilewatkanLirik Lagu Everything – TREASURE, MV Berasa K-Drama
Mulai dari sini sudah bisa diketahui bahwa sebuah aplikasi terindikasi sebagai ponzi, karena merangsang anggotanya untuk mencari sebanyak-banyaknya anggota baru untuk direkrut, karena dia akan emdnapatkan bagian sebagai komisi perekrutan.
Masing-masing aplikasi memberikan komisi dengan besaran berbeda, namun semuanya didasarkan apda jumlah deposit yang dimasukkan. Semain besar deposit, maka semakin besar juga komisi yang akan didapatnya.
Ciri yang kedua untuk mengetahui apakah sebuah aplikasi merupakan ponzi atau bukan adalah adanya deposit. Biasanya deposit ini diminta sebagai investasi, semakin besar nilai deposit yang disetorkan maka semakin besar iming-iming keuntungan yang akan didapatkannya, bahkan saking besarnya kadang sampai tidak masuk akal.
Dengan kedok sebagai aplikasi penghasil uang, aplikasi-aplikasi ini justru bertujuan untuk menipu anggotanya sendiri dengan menguras seluruh uang anggotanya. Sudah banyak sekali korban dari aplikasi investasi bodong seperti ini, karena beragai modus baru terus diciptakan para bandar sehingga membuat masyarakat bingung untuk membedakan aplikasi yang benar-benar resmi sebagai penghasil uang, atau hanya penipuan.
Berikut beberapa aplikasi yang mengklaim sebagai pengahsil uang, namun didiuga kuat menggunakan skema ponzi dan terindikasi sebagai penipuan.
1. Aplikasi Stakeholder Aplikasi ini dirilis pada 18 September 2025 dengan imin-iming keuntungan harian besar dan bisa ditarik setiap hari.Dengan modal awal cukup ringan yakni hanya Rp60.000 dalam waktu 280 hari bisa menghasilkan uang menjadi Rp1,3 juta, tanpa harus melakukan apapun.
Komisi yang ditawarkan untuk perekrutan mencapai 10 persen dari total deposit yang disetorkan. Masih ada bonus untuk pendaftaran baru, juga hadiah kejutan untuk para membernya.
