JABAR EKSPRES – Nama Haikal dan Haizar mendadak dikenal publik setelah video mereka viral di jagat maya. Kedua kakak beradik ini saling bergantian memakai seragam dan sepatu demi tetap bisa berangkat sekolah.
Dalam video yang beredar, Haikal terlihat membuka seragam Pramuka di depan rumah kontrakannya di wilayah Parung, Rabu (10/9). Seragam itu kemudian ia berikan kepada adiknya, Haizar, yang masih duduk di bangku SMP.
Bagi mereka, keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti menuntut ilmu. Haikal, yang kini bersekolah di sebuah SMK swasta, adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Adiknya, Haizar, bersekolah di SMP, sementara si bungsu, Calista, masih SD.
Baca Juga:Di Tengah Konflik Gaza, Israel Dihujani Seruan Boikot Jelang Piala Dunia 2026Pulang ke Tanah Kelahiran, Mourinho Siap Pimpin Benfica Menuju Era Baru
Sejak ayahnya pergi dan sang ibu menderita skizofrenia, Haikal harus memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga.
“Mungkin, dia laki-laki, paling tua, dia berpikir, kan, anak-anak ini pasti tiap hari makan. Di situ tuh engga ada yang diandalkan, hanya dia yang paling dewasa. Neneknya udah sepuh, ibunya ODGJ,” kata Rochma Indrawati Firdaus selaku Founder Sahabat Langit Indonesia
Rochma mengaku sudah membantu keluarga ini sejak 2023. Saat berkunjung pada Rabu lalu, ia menyaksikan langsung momen Haikal menyerahkan seragam kepada adiknya. Momen itu kemudian direkam ulang dan diunggah ke media sosial hingga viral.
“Hari Rabu. Hari Rabu itu bertepatan dengan (seragam) Pramuka. Nah, ke depan mata kita kan dia tuh ganti baju ya. Gitu ya, kayak gitu. Terus, izin, saya izin ‘Haikal boleh ga kalau tadi tuh diulang, kita ambil video’ Jadi, video yang viral itu memang kita take ulang gitu. Maksudnya, itu realitas, seperti itu. Cuma untuk video itu memang kita coba, bisa gak diulang gitu,” ucap dia saat dihubungi, pada Kamis (18/9/2025).
Menurut Rochma, kondisi seragam yang dipakai pun sudah tidak layak.
Itu ngatung, celananya ngatung, lengannya ngatung. Terus, warnanya sudah krem, bukan coklat lagi,” jelasnya.
Sehari setelah video viral, donasi mulai berdatangan. Kamis (11/9), Rochma bersama timnya menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah baru dan sembako. Yayasan Sahabat Langit Indonesia juga berencana memberikan uang saku Rp750 ribu per bulan selama setahun.
