JABAR EKSPRES – Pergantian kepemimpinan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat telah resmi dilaksanakan. Dwi Yanti Estriningrum, S.Sos., M.Pd., resmi menggantikan Dr. Hj. Widhy Kurniatun, S.T., M.Si.
Pergantian pucuk pimpinan ini mengakhiri ketegangan yang terjadi beberapa bulan terakhir, di mana posisi Widhy Kurniatun banyak mendapat desakan untuk mengundurkan diri.
Widhy Kurniatun, yang memimpin KCD XIII yang membawahi Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran, menghadapi tekanan dari berbagai kalangan, termasuk para pengunjuk rasa yang menilai kinerjanya buruk.
Baca Juga:Kota Banjar Berdaya: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Pendidikan MenguatPGRI Kota Banjar Serahkan SK Dewan Pembina ke Kepala KCD Xlll
Para demonstran menuding banyaknya persoalan pendidikan di wilayah tersebut yang tidak kunjung teratasi di bawah kepemimpinannya.
Selain itu, Widhy juga dikritik karena dinilai kurang menjalin keharmonisan dan komunikasi dengan pemerintah daerah setempat, yang dianggap menghambat kolaborasi untuk memajukan pendidikan.
Desakan untuk mundur semakin mengemuka setelah Widhy kerap tidak menghadiri beberapa undangan penting pemerintah daerah tanpa alasan yang jelas. Namun, di tengah tekanan yang terus membesar, Widhy Kurniatun bersikukuh untuk tidak mundur secara sepihak.
Dalam konfirmasinya kepada media pada 17 Juli 2025 usai bertemu dengan para pengunjuk rasa, Widhy menegaskan, “Saya tidak akan mundur, karena kami punyap pimpinan. Bagaimanapun juga, saya akan mentaati pimpinan dari Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika kinerjanya dinilai belum memuaskan berbagai pihak.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika dianggap belum memuaskan. Tapi jabatan ini di bawah kewenangan Pemprov. Kami serahkan sepenuhnya ke pimpinan,” ujarnya saat itu.
Sikapnya saat itu menunjukkan bahwa ia memilih untuk menunggu keputusan resmi dari pemerintah provinsi sebagai atasan langsung.
Baca Juga:Aktivitas Anggota DPRD Banjar di Dapur MBG Jadi Sorotan, Dinilai Berpotensi Konflik KepentinganBPSDM Jabar Nyatakan Peserta Diklatpim Asal Banjar Tidak Lulus Gara-Gara Masalah Integritas
Kini, setelah proses evaluasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan rotasi.
Dwi Yanti Estriningrum, yang sebelumnya aktif sebagai Staf Ahli di Pemerintah Kota Banjar, dipercaya mengemban amanah baru ini. Dwi Yanti dikenal sebagai figur yang kolaboratif dan dekat dengan masyarakat.
Selama bertugas di Pemkot Banjar, ia aktif menggalang sinergi dengan berbagai elemen, termasuk dengan organisasi masyarakat Jabar Bergerak Kota Banjar.
