Catatan: Cicilan bisa berbeda di tiap cabang tergantung sistem perhitungan bunga (flat, efektif, atau anuitas). Ada juga program subsidi bunga dari pemerintah yang bisa membuat angsuran jauh lebih ringan, bahkan mulai Rp60 ribuan per bulan untuk nominal kecil dengan tenor panjang.
Mengapa Bisa Cicilan Mulai Rp60 Ribu?
Istilah cicilan mulai Rp60 ribu biasanya berlaku untuk pinjaman skala mikro dengan plafon kecil (misalnya Rp1 juta–Rp2 juta) dan tenor panjang.
Namun, pada program promosi tertentu, BRI juga menawarkan simulasi cicilan super ringan bagi debitur yang memilih tenor lebih panjang dengan subsidi bunga.
Baca Juga:Tabel KUR BRI 2025, Pinjaman 100 Juta Cicilan 100 Ribu, Ini Detail Angsurannya!Angsuran KUR BRI 2025 Terbaru di Bulan September, Cicilan Mulai 100 Ribu Saja?!
Untuk plafon besar seperti Rp80 juta, tentu cicilan per bulan berada di kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung tenor yang dipilih.
Jadi, Rp60 ribu lebih tepat untuk pinjaman nominal kecil sebagai perbandingan betapa terjangkaunya program KUR.
Syarat Mengajukan KUR BRI 2025
Bagi yang ingin mengajukan pinjaman Rp80 juta, berikut syarat-syarat yang perlu dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit).
- Menyediakan dokumen: KTP dan KK, Surat keterangan usaha (dari desa/kelurahan atau izin usaha resmi), NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta, Rekening bank BRI.
Keuntungan KUR BRI 2025
Mengajukan pinjaman Rp80 juta lewat program KUR BRI 2025 memberikan sejumlah keuntungan, antara lain:
- Bunga rendah hanya 6% per tahun.
- Tenor panjang hingga 10 tahun.
- Tanpa biaya administrasi dan provisi.
- Proses cepat dan mudah, cukup dengan surat keterangan usaha.
- Cicilan ringan dan fleksibel, bisa disesuaikan kemampuan bayar.
Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui
- Pastikan usaha benar-benar berjalan. Lampirkan bukti aktivitas usaha seperti foto, laporan sederhana, atau bukti transaksi.
- Kelola rekening bank dengan baik. Arus kas yang sehat akan jadi pertimbangan pihak bank.
- Hindari pinjaman bermasalah. Pastikan tidak ada kredit macet di BI Checking (SLIK OJK).
- Ajukan pinjaman sesuai kebutuhan, jangan terlalu besar jika belum mampu mengelola.
