Dosen UBK Edukasi Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia di Desa Citaman Bandung

Dosen UBK Edukasi Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia di Desa Citaman Bandung
Dosen UBK Edukasi Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia di Desa Citaman Bandung. (foto: Emmawati)
0 Komentar

Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahamanpara peserta.

Lansia di Desa Citaman rata-rata mempunyai kadar gula yang normal, meskipun terdapat 4 orang yang kadar gulanya di atas 200 mg/dL.

Dalam meningkatkan keterampilan masyarakat untuk membuat makanan yang ramah untuk penderita diabetes, maka diberikan pelatihan pembuatan talam labu kuning yang kaya akan vitamin dan serat dengan cara mengukus labu kuning kemudian dihancurkan dan dicampur dengan tepung beras dan tepung kanji lalu dikukus hingga matang sehingga makanan ini memiliki nilai glikemik yang tidak terlalu tinggi.

Baca Juga:Dosen Universitas Bhakti Kencana Ajak Warga Mekarrayahu Lawan Stunting Lewat Edukasi GiziUBK Gelar Pengmas di Desa Citaman: Edukasi Hipertensi dan Pemeriksaan Kesehatan

Sehingga dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes, selain itu bisa dijadikan sebagai usaha rumahan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mengingat labu kuning cukup banyak ditanam di daerah ini.

0 Komentar