Mahasiswa KKN UBK Gelar Kelas Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting di Desa Citaman Bandung

Mahasiswa KKN UBK Gelar Kelas Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting di Desa Citaman Bandung
Mahasiswa KKN UBK Gelar Kelas Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting di Desa Citaman Bandung. (foto: Gya)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti kencana mahasiswa dari berbagai fakultas menyelenggarakan edukasi gizi bagi ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting sedini mungkin.

Kegiatan ini bertempat di Desa Citaman RW 08 dan RW 09, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, yang berlangsung dari tanggal 19 Agustus 2025 hingga 20 Agustus 2025.

KKN tahun ini mengusung tema, “Desa Sehat, Gizi Terpenuhi, Generasi Bebas Stunting”, yang didampingi oleh dosen pembimbing apt. Abdul Mulki Irpani, M. Farm, apt. M. isronijaya, S.Si., M.M, Dr. apt. Garnadi Jafar, M.Si, Novaliana Devianti Sagita, M. Farm, Idar, M.Si, dan Dr. apt. Yani Mulyani, M.Si.

Baca Juga:Dosen Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana Ajak Warga Kenali Teh Herbal Anti Hipertensi di Desa NanjungRupiah Diprediksi Lemah Imbas Demo Besar-besaran di Indonesia

Sebanyak 17 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan, Ilmu Gizi, Perkebunan, dan lainnya bersama-sama mendukung tumbuh kembang sehat sejak dalam kandungan. Mahasiswa yang terlibat diantaranya:

  1. Moch Dzakki Zanata selaku ketua kelompok 5 KKN di Desa Citaman
  2. Nicky Herlanicka
  3. Nabila Rizqian Putri
  4. Putri Sania Pitaria
  5. Intan Wulan Dauli
  6. Aulia Padilatul Munawaroh
  7. Afina Beta Rosada
  8. Gibran Linggar Pashai
  9. Chalista Rizkiany Rusmana
  10. Neng Geria Nursolihat Saeful
  11. Siti Jamilah
  12. Refi Miraja
  13. Adinda Dwi Putri Ardana
  14. Nadya Arnila
  15. Μονικα Οktavia
  16. Lea Nathania Aurelia Albar
  17. Dwi Dinda Tiara Apriani

Rangkaian Program KKN Kelompok 5 di Desa Citaman

1. Pemberian Materi Edukasi Gizi Ibu Hamil

Materi pertama berfokus pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan.

Disampaikan bahwa ibu hamil perlu memperhatikan asupan protein hewani, konsumsi tablet tambah darah, minum susu, serta pemeriksaan kehamilan rutin untuk mendukung tumbuh kembang janin.

2. Pemberian Materi Pencegahan Stunting

Materi kedua membahas langkah-langkah pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Penekanan diberikan pada peran keluarga dalam menyediakan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta pemberian MP-ASI sehat pada anak.

3. Pengenalan Produk Bubur Bergizi

Sebagai inovasi, mahasiswa memperkenalkan produk bubur sehat berbahan pangan lokal seperti jagung, tempe, telur, dan sayuran hijau.

Bubur ini dipilih karena mudah dibuat, terjangkau, serta kaya akan protein, zat besi, vitamin, dan mineral penting bagi pertumbuhan anak.

0 Komentar