Prabowo Perintahkan TNI-Polri Bertindak Tegas, Lindungi Rumah Pejabat dari Penjarahan

Rumah Ahmad Sahroni Dikepung Massa, Netizen: Jangan Anarkis, Jangan Dibakar!
Suasana saat Rumah Ahmad Sahroni dikepung massa. (Foto: Tangkap layar di akun Instagram @infojawabarat)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan aparat TNI dan Polri untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penjarahan rumah pejabat negara.

Instruksi ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Merah Putih yang digelar Minggu (31/8) di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Prabowo tidak ingin ada keraguan dari aparat keamanan dalam menjaga keselamatan pribadi para pejabat, properti mereka, maupun fasilitas milik negara.

Baca Juga:Ramai Isu Sri Mulyani Mundur, Ini Kata Airlangga Usai Rapat KabinetGiliran Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR!

“Petugas tidak boleh ragu untuk bertindak tegas terhadap pelaku kerusuhan dan penjarahan, baik yang memasuki wilayah pribadi maupun institusi negara,” ujar Sjafrie dalam konferensi pers usai rapat.

Arahan ini datang menyusul gelombang aksi anarkis yang terjadi pada Sabtu (30/8), di mana rumah sejumlah pejabat dan tokoh publik menjadi sasaran penjarahan.

Di antara rumah yang dijarah massa adalah milik Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbach, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Tak hanya merusak properti, massa juga membawa kabur barang berharga hingga makanan dari rumah-rumah tersebut.

Prabowo juga secara langsung menugaskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk memperkuat kerja sama dan soliditas di lapangan.

“Presiden menekankan pentingnya langkah-langkah terukur demi menjaga stabilitas nasional dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Sjafrie.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir tindakan-tindakan kekerasan yang merusak ketertiban dan mengancam simbol-simbol negara.

Baca Juga:Disdik Bogor Imbau Sekolah dan Orang Tua Waspadai Ajakan Demo PelajarBersih-Bersih di DPR, Prabowo Umumkan Pemangkasan Tunjangan dan Moratorium Kunjungan ke Luar Negeri

Dalam konferensi pers tersebut, tampak hadir para petinggi keamanan negara, termasuk Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Mendagri Tito Karnavian, serta para Kepala Staf TNI AD, AL, dan AU.

Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pemerintah dalam merespons eskalasi kekerasan belakangan ini.

0 Komentar