4. Daging Merah: Kaya Protein dan Zat Besi
Daging sapi atau kambing juga termasuk makanan kaya protein yang populer. Dalam 100 gram daging sapi tanpa lemak terdapat sekitar 26 gram protein.
Selain itu, daging merah juga mengandung zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh dibanding zat besi dari tumbuhan.
Namun, konsumsi daging merah sebaiknya tidak berlebihan karena jika terlalu sering bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Baca Juga:5 Rekomendasi Tablet Ringan dan Tipis, Teman Setia Buat Traveling!8 Jenis Kopi Tubruk dengan Ragam Rasa dan Aroma dari Minuman Tradisional Indonesia
5. Kacang-Kacangan: Alternatif Protein Nabati
Untuk kamu yang mengurangi konsumsi daging, kacang-kacangan bisa jadi pilihan makanan kaya protein nabati. Contohnya:
Kacang kedelai: bahan utama tempe dan tahu, mengandung protein lengkap.
Kacang almond: mengandung 21 gram protein per 100 gram, plus serat dan vitamin E.
Kacang tanah: murah dan mudah diolah, cocok sebagai camilan sehat.
Kacang-kacangan tidak hanya kaya protein, tetapi juga lemak sehat dan serat yang baik untuk pencernaan.
6. Produk Olahan Susu: Praktis dan Bergizi
Susu, yoghurt, hingga keju adalah makanan kaya protein yang bisa dikonsumsi setiap hari. Produk olahan susu mengandung protein berkualitas tinggi dengan semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Contohnya:
Greek yoghurt: mengandung hampir dua kali lipat protein dibanding yoghurt biasa.
Keju cottage: rendah lemak, tinggi protein, cocok untuk diet sehat.
Susu rendah lemak: pilihan tepat untuk tambahan protein tanpa terlalu banyak kalori.
7. Biji-Bijian: Kecil Namun Kaya Manfaat
Selain kacang-kacangan, biji-bijian juga merupakan makanan kaya protein. Beberapa yang populer antara lain:
Baca Juga:Paling Update Tabel KUR BRI 2025 Plafon Rp 10 Juta, Ini Detail Angsurannya!7 Merek HP Kamera Jernih Harga Terjangkau di Tahun 2025, Pilihan Terbaik untuk Fotografi
Chia seed: mengandung sekitar 17 gram protein per 100 gram serta tinggi omega-3.
Biji labu: kaya protein, magnesium, dan antioksidan.
Quinoa: disebut sebagai “superfood” karena mengandung protein lengkap serta bebas gluten.
Biji-bijian bisa ditambahkan pada smoothie, salad, atau dijadikan topping makanan sehat.
8. Tahu dan Tempe: Protein Murah Meriah Khas Indonesia
Di Indonesia, tahu dan tempe sudah menjadi makanan sehari-hari. Keduanya berbahan dasar kedelai yang merupakan sumber protein nabati lengkap.
Tahu: 100 gram tahu mengandung sekitar 8 gram protein.
Tempe: lebih tinggi protein, yakni 19 gram per 100 gram, serta mengandung probiotik baik untuk usus.
