Gubernur Canangkan Setiap Kelas Miliki Toilet, Wali Kota Cimahi Nilai Sulit Direalisasikan

Gubernur Canangkan Setiap Kelas Miliki Toilet, Wali Kota Cimahi Nilai Sulit Direalisasikan
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat di wawancara, Jumat (29/8/2025). (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menghadirkan toilet di setiap ruang kelas melalui program Piala Anugerah Panca Waluya mendapat respons kritis dari Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.

Ia menilai kebijakan tersebut sulit diterapkan dalam waktu dekat, terutama karena keterbatasan lahan dan infrastruktur sekolah di Cimahi.

“Masalahnya kalau satu ruang harus ada toilet itu tentu harus ada lahan dan sebagainya. Kita lihat di lapangan saja nanti. Yang jelas di sekolah ini sudah ada MCK yang representatif dan bersih,” ujar Ngatiyana saat ditemui di Cimahi, Jum’at (29/8/2025).

Baca Juga:Waspadai Sesar Lembang, BPBD Bandung Gelar Simulasi Gempa di SekolahMitigasi Bencana di Sekolah Jadi Prioritas, SMP PGRI 1 Cimahi Terapkan Program Ini!

Menurutnya, Pemerintah Kota Cimahi saat ini lebih memprioritaskan rehabilitasi sekolah dasar dan menengah pertama yang kondisinya sudah banyak mengalami kerusakan.

Selain itu, ada rencana penambahan ruang kelas hingga pembangunan gedung sekolah baru demi mengatasi keterbatasan sarana pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan kajian mendalam sebelum mengadopsi wacana toilet di setiap kelas.

Ia menyebut tidak semua sekolah memiliki ukuran ruang belajar yang memadai untuk kebijakan tersebut.

“Masih kita kaji dulu, mungkin kita melihat dulu pilot project-nya seperti apa. Apalagi kalau melihat ruangan di SMPN 6 misalnya, kecil-kecil,” kata Nana.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Wali Kota Cimahi, prioritas utama saat ini adalah memperbaiki bangunan sekolah yang sudah tidak layak pakai.

Program ini berlaku untuk SD maupun SMP negeri yang menjadi kewenangan Pemkot Cimahi.

Baca Juga:Jamin Pasokan Kopdes Merah Putih, Wamenkop Siap Sinergikan BUMN dan SwastaWarga Beli Beras SPHP Harus Difoto? Ini Tanggapan Dirut Bulog

“Yang pertama sesuai arahan Pak Wali, kita rehab dulu bangunan-bangunan yang memang tidak layak. Kedua, kita juga akan membangun SMP yang saat ini masih bergabung dengan SD,” ujarnya.

Dengan demikian, meskipun gagasan toilet di setiap kelas dinilai positif dari sisi kesehatan dan kebersihan, realisasinya di Cimahi masih perlu tahapan bertahap, kajian teknis, dan kesiapan infrastruktur agar tidak membebani anggaran maupun sekolah yang memiliki keterbatasan lahan. (Mong)

0 Komentar