JABAR EKSPRES – Pemerintah melalui Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengaku siap memenuhi kebutuhan pasokan komoditas untuk Koperasi Desa/Keluarahan atau Kopdes Merah Putih.
Ia menegaskan bahwa baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta, menjamin pemenuhan komoditas Kopdes Merah Putih. Hal itu diwujudkan melalui pasokan produk-produk unggulan untuk menambah kegiatan usaha koperasi.
Ferry yang juga Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih itu, menjelaskan bahwa pemberian jaminan pemenuhan komoditas tersebut diharapkan dapat mendukung operasional Kopdes Merah Putih agar terus berjalan.
Baca Juga:SAL APBN 2025 Capai Rp457,5 Triliun, Kemenkeu: untuk Kopdes Merah PutihKopdes Merah Putih Berpihak pada Petani, Benarkah?
Di samping itu, ia menegaskan bahwa program ini juga dilakukan sebagai upaya mempermudah masyarakat dalam mengakses sejumlah komoditas, dengan harga yang lebih terjangkau.
“Harapannya, barang-barang pokok bisa dijual ke masyarakat melalui koperasi dengan harga lebih terjangkau. Oleh karena itu, peluang ini bisa diisi oleh BUMN atau swasta melalui gerai-gerai yang ada di Kopdes Merah Putih,” ujarnya dikutip Rabu (27/8/2025).
Adapun pada periode Agustus hingga September 2025, pemerintah menargetkan 15.000 hingga 25.000 unit Kopdes Merah Putih dapat beroperasi.
Sementara per 25 Agustus 2025, gerai koperasi yang aktif baru mencapai 7.905 unit dari 6.337 Kopdes Merah Putih yang telah beroperasi dan telah memiliki minimal satu unit usaha atau gerai.
Ke depannya, kata dia, gerai-gerai tersebut siap bersinergi dengan BUMN dan swasta dalam penyediaan produk pangan.
Kemudian, Ferry juga menyebut bahwa kehadiran gerai Kopdes Merah Putih ini lebih dari sekadar tempat jual beli sembako, gerai ini juga dapat berfungsi sebagai pusat layanan publik di desa.
Selain itu, Kopdes Merah Putih juga direncanakan sebagai pusat penyaluran program dan barang subsidi pemerintah, seperti gas LPG 3 kg, pupuk, beras untuk masyarakat miskin, hingga bantuan sosial lainnya.
Baca Juga:Diresmikan Hari Ini, Menkop: Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi!OJK Masih Kaji Mitigasi Risiko Kredit untuk Kopdes Merah Putih, Menkeu: Dana Desa Bisa Jadi Penjamin!
“Fungsi Kopdes ini bisa menjadi ganda, yaitu menjual barang, menyalurkan program pemerintah pusat, sekaligus berperan sebagai gudang dengan fasilitas dryer, cold storage, dan titik serah barang subsidi,” paparnya.
Bahkan, kata dia, koperasi tersebut nantinya akan menampung hasil produksi pertanian hingga kerajinan makanan yang diproduksi masyarakat.
Ferry juga menegaskan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih terbuka untuk kemitraan business to business (B2B) dengan BUMN dan swasta. Koperasi ini diharapkan bisa berperan sebagai agen atau sub-distributor untuk memperkuat jaringan distribusi.
