DK PBB Putuskan Perpanjangan Terakhir Mandat UNIFIL hingga 2026

DK PBB Putuskan Perpanjangan Terakhir Mandat UNIFIL hingga 2026
Anggota Satgas Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Kontingen Garuda Indobatt XXIII-R/UNIFIL melaksanakan kegiatan pembersihan puing-puing di jalan untuk memperlancar jalur logistik di Lebanon Selatan, Senin (4/11/2024). (SUMBER FOTO: ANTARA/HO-Penerangan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sepakat memperpanjang mandat Pasukan Sementara PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL) untuk terakhir kalinya sebelum mengakhiri tugasnya pada akhir 2026.

Dalam resolusi yang diadopsi secara bulat pada Kamis (28/8), DK PBB memutuskan perpanjangan mandat UNIFIL berdasarkan Resolusi 1701 tahun 2006 hingga 31 Desember 2026.

“(DK PBB) memutuskan memperpanjang untuk terakhir kalinya mandat UNIFIL, sebagaimana resolusi 1701 (tahun 2006), hingga 31 Desember 2026, dan untuk memulai penarikan personel secara teratur dan aman mulai 31 Desember 2026,”

Baca Juga:8 Rekomendasi Minuman Pereda Sakit Kepala Alami yang Bisa Dibuat Sendiri!Korea Selatan Resmi Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

Setelah itu, proses penarikan pasukan akan dilakukan secara bertahap dan aman, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah Lebanon yang nantinya akan menjadi otoritas tunggal dalam menjaga keamanan di wilayah selatan negara tersebut.

Resolusi tersebut juga menuntut Israel agar menarik pasukannya dari wilayah utara “Garis Biru”, yakni garis demarkasi antara Lebanon dan Israel, termasuk dari lima desa Lebanon yang masih mereka duduki. Selain itu, Israel diminta untuk mencabut zona penyangga yang mereka bangun di area tersebut.

Sebelumnya, pada 19 Agustus, Presiden Lebanon Joseph Aoun menerima kunjungan Kepala UNIFIL, Jenderal Diodato Abagnara, di Istana Baabda, Beirut. Dalam pertemuan itu, Aoun menegaskan komitmen Lebanon untuk tetap mendukung misi penjaga perdamaian sesuai Resolusi DK PBB 1701, termasuk dengan mengerahkan tentaranya ke wilayah perbatasan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara militer Lebanon, UNIFIL, dan masyarakat lokal di Lebanon Selatan.

Resolusi 1701 yang disahkan pada 2006 menjadi dasar keberadaan UNIFIL dalam menjalankan tugas pemantauan perdamaian serta membantu Angkatan Bersenjata Lebanon berkoordinasi dengan Israel. Mandat UNIFIL sendiri selalu diperpanjang setiap tahun berdasarkan permintaan resmi dari pemerintah Lebanon, dengan perpanjangan terakhir dilakukan pada 2024.

UNIFIL pertama kali dibentuk pada 1978 oleh DK PBB untuk mengawasi penarikan pasukan Israel dari Lebanon sekaligus membantu pemerintah Lebanon menjalankan otoritasnya. Saat ini, pasukan tersebut beranggotakan sekitar 10.000 personel dari 48 negara, dan masa tugasnya biasanya berakhir setiap 31 Agustus.

0 Komentar