BMKG Ungkap Potensi Gempa Sesar Lembang Capai Magnitudo 5,5, Ini Daerah yang Paling Terasa

BMKG Ungkap Potensi Gempa Sesar Lembang Capai Magnitudo 5,5, Ini Daerah yang Paling Terasa
BMKG Ungkap Potensi Gempa Sesar Lembang Capai Magnitudo 5,5, Ini Daerah yang Paling Terasa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat soal potensi aktivitas gempa bumi dari Sesar Lembang.

Catatan terbaru menunjukkan adanya enam kali getaran kecil sejak 25 Juli hingga 20 Agustus 2025.

Sesar Lembang sendiri memiliki panjang sekitar 29 kilometer dan terbagi ke dalam enam segmen, yakni Cimeta, Cipogor, Cihideung, Gunung Batu, Cikapundung, dan Batu Lonceng.

Baca Juga:Ojol Meninggal Saat Demo di Jakarta, Prabowo Geram dan Perintahkan Usut TuntasRayakan Usia 6 Tahun, KCMTKU Perluas Layanan Styling dan Teknologi

Namun, aktivitas gempa terakhir terpantau hanya berasal dari dua segmen sepanjang 10 kilometer, yaitu Cimeta dan Cipogor.

“Segmen lain relatif tenang. Namun dua segmen ini berpotensi menghasilkan gempa hingga Magnitudo 5,5,” jelas Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, Kamis (28/8/2025).

Daerah yang Berada di Jalur Sesar Lembang

Sesar Lembang membentang melintasi sejumlah kawasan padat penduduk di Kabupaten Bandung Barat (Ngamprah, Cisarua, Parongpong, Lembang), Kabupaten Bandung (Cimenyan, Cilengkrang), hingga berakhir di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Jika gempa dengan magnitudo maksimum 5,5 benar terjadi, BMKG memperkirakan dampak guncangan bisa mencapai skala V–VI MMI.

Pada level ini, sebagian besar warga akan terkejut dan berhamburan keluar rumah, dinding plester berpotensi runtuh, serta cerobong asap pabrik bisa mengalami kerusakan.

BMKG mencatat beberapa kejadian gempa kecil di segmen aktif Sesar Lembang, di antaranya:

  • 14 Agustus 2025 (M1,9)
  • 15 Agustus 2025 (M1,8)
  • 19 Agustus 2025 (M2,3)
  • 20 Agustus 2025 (M1,7)

Meskipun tergolong kecil, gempa-gempa ini cukup dirasakan warga. Getaran paling terasa berada di skala II–III MMI, di mana benda ringan yang digantung bergoyang hingga menimbulkan sensasi seperti ada truk besar melintas.

0 Komentar