Tanggapi Kekisruhan di Bandung Zoo, Begini Kata Kejati Jabar

Dok. Kasipenkum Kejati Jabar Sri Nurcahyawijaya. Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Kasipenkum Kejati Jabar Sri Nurcahyawijaya. Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat akhirnya angkat bicara mengenai kekisruhan yang terjadi di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo beberapa waktu lalu.

Permasalahan utama dalam kekisruhan tersebut berkaitan dengan penitipan aset yang saat ini masih berada di bawah tanggung jawab Kejati Jabar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar, Sri Nurcahyawijaya menyatakan bahwa hanya terdapat beberapa barang bukti, salah satunya berupa aset, yang masih dititipkan di Bandung Zoo.

Baca Juga:Diduga Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank di Jakarta, 4 Pria Ditangkap!Kasus Balita Meninggal Akibat Cacingan, Menteri PPPA Dorong Aktifkan Kembali Posyandu dan Bidan Desa

Cahya, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa penitipan barang bukti oleh Kejati Jabar dilakukan guna mendukung kelancaran proses penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Kebun Binatang Bandung.

“(Tetapi) Untuk masalah pengelolaan (saat ini) kami pihak penyidik (Kejati Jabar) tidak berkaitan langsung dengan Kebun Binatang. Kami serahkan kepada stakeholder terkait,” ujarnya, Sabtu (23/8).

Lebih lanjut, Cahya menyampaikan bahwa tim penyidik Kejati Jabar saat ini masih fokus menangani kasus yang melibatkan sejumlah petinggi dari Kebun Binatang Bandung.

Saat ini, kata dia, kasus tersebut sedang berproses di pengadilan dalam dugaan korupsi terkait pengelolaan kebun binatang tersebut.

“Kami tetap menjalankan prosedur hukum terhadap 2 terdakwa (RBB dan S) dan 1 tersangka (berinisial Y). Nah terlepas dari pengelolaan itu, kami tetap menjalankan proses hukum terhadap mereka,” ungkapnya.

“Dan untuk pembukaan (kembali) kebun binatang, bukan kewenangan dari kami tim penyidik atau penuntut umum kasus tersebut,” tutur Cahya.

Sebagai informasi, kekisruhan yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan penutupan sementara Bandung Zoo hingga saat ini.

Baca Juga:Semangat Efisiensi, Pemakaian Gas Bumi PGN di Kemenhan dan TNI Jalan TerusGempa Guncang Karawang Selatan, Sejumlah Rumah dan Gedung Rusak

Pihak manajemen baru Kebun Binatang Bandung, melalui Jhon Simampauw, menyatakan bahwa penutupan sementara ini dilakukan untuk mengamankan aset milik Pemerintah Kota Bandung. Hal ini mengacu pada Berita Acara Penitipan Barang Bukti dari Kejati Jabar terkait dugaan korupsi.

“Kami diperintahkan Kejati untuk menjaga aset tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima media beberapa waktu lalu.

0 Komentar