Waspada! Aplikasi Lazada Shopping Palsu, Investasi Bodong Berkedok Belanja Online

Waspada Aplikasi Lazada Shopping Palsu
Waspada Aplikasi Lazada Shopping Palsu
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kami akan membahas mengenai aplikasi bernama Lazada Shopping yang diklaim dapat menghasilkan uang. Perlu diketahui sejak awal, aplikasi ini merupakan aplikasi penipuan yang mencatut nama Lazada. Faktanya, aplikasi tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan resmi dengan Lazada.

Bagi pengguna baru, aplikasi Lazada palsu ini menjanjikan saldo awal sebesar Rp30.000. Namun, saldo tersebut hanyalah umpan agar pengguna terdorong untuk melakukan deposit. Selanjutnya, aplikasi ini menawarkan skema investasi dengan berbagai pilihan modal.

Misalnya, tersedia paket “gratis” senilai Rp0 dengan masa berlaku 90 hari dan klaim penghasilan Rp3.000 per hari, sehingga total keuntungan yang dijanjikan mencapai Rp270.000. Akan tetapi, untuk mengaktifkan paket ini pengguna diwajibkan mengundang 20 orang teman terlebih dahulu.

Baca Juga:5 Kota di Indonesia yang Paling Aman dari Gempa dan TsunamiPerhitungan Standar Hidup Layak di Jakarta, Cukupkah Gaji Rp10 Juta?

Selain itu, terdapat pilihan investasi lain, misalnya dengan modal Rp80.000 untuk jangka waktu 90 hari. Penghasilan harian yang dijanjikan sebesar Rp10.000, sehingga dalam 8 hari diklaim modal bisa kembali. Pola seperti ini sengaja dibuat agar pengguna tergiur untuk melakukan deposit dengan jumlah yang lebih besar.

Aplikasi semacam ini umumnya akan benar-benar membayar di awal guna menarik kepercayaan. Namun, ketika pengguna mulai menanamkan dana dalam jumlah besar, tidak ada jaminan uang tersebut aman. Sangat mungkin akun pengguna tiba-tiba dibekukan sehingga dana hangus dan tidak bisa ditarik kembali.

Skema penipuan seperti ini biasanya hanya menguntungkan pihak yang lebih dulu bergabung, karena adanya sistem referal. Oleh sebab itu, jangan heran bila ada banyak orang yang gencar mengundang Anda untuk bergabung, karena mereka memperoleh komisi dari setiap pengguna baru yang berhasil direkrut.

Memang ada bukti penarikan dana yang ditampilkan dalam aplikasi. Namun, perlu dipahami bahwa pembayaran tersebut bersumber dari deposit pengguna lain (sistem gali lubang tutup lubang). Dengan kata lain, keuntungan yang Anda peroleh berasal dari kerugian orang lain.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur check-in harian dengan iming-iming bonus Rp1.000. Untuk deposit, pengguna diarahkan melalui virtual account atau QRIS. Jika diperhatikan lebih jauh, rekening tujuan pembayaran biasanya tercatat atas nama pribadi, bukan perusahaan resmi. Hal ini menjadi salah satu indikasi kuat bahwa aplikasi tersebut adalah penipuan berkedok investasi.

0 Komentar