JABAR EKSPRES – Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu turut berpesan jelang Musyawarah Wilayah (Muswil). Salah satunya soal keselarasan perolehan suara dan kursi.
Haru menuturkan, ada satu aspek penting yang perlu jadi perhatian bagi pengurus baru yang akan menggerakkan roda organisasi PKS di Jabar. Yakni soal keselarasan perolehan suara dan kursi.
Mengingat pada kenyataan pemilu 2024, ternyata ada ketidakselarasan. Faktanya, peningkatan jumlah suara pemilih untuk PKS masih belum cukup untuk meningkatkan jumlah kursi di parlemen maupun jumlah kepala daerah dari PKS. “Ini perlu diperhatikan,” jelasnya, Jumat (22/8).
Baca Juga:Jelang Muswil, PKS Jabar Tegaskan Tak Ada DualismePKS Jabar Ingin Suarakan Solidaritas Kemerdekaan Rakyat Palestina di Parlemen
Haru melanjutkan, fenomena itu jadi pelajaran penting untuk tidak percaya diri dulu ketika perolehan suara meroket. “Kami sudah sampaikan catatan-catatan periode yang lalu ya, kendala-kendalanya dan peluang-peluang ke depannya,” imbuhnya.
Kendati begitu, Haru meyakini pengurus baru ke depan bisa lebih kompeten dan pengurus DPW Periode 2025-2030 mampu memberikan yang terbaik untuk menyejahterakan masyarakat.
Di samping itu, Ia berharap beberapa program kebaikan yang telah ditanam bisa dilanjutkan. Nanti akan ada komposisi perpaduan wajah baru dan lama yang akan menghiasi kursi kepemimpinan di DPW PKS Jawa Barat.
“Dengan regenerasi yang jauh lebih fresh, diyakini mampu memberikan banyak kemajuan,” sambungnya.
Di pemilu 2024 lalu PKS Jabar memperoleh 3,8 juta suara. Dengan suara itu, PKS berhasil merebut 19 kursi DPRD. Tapi dengan modal itu, PKS masih belum mampu memboyong kursi Gedung Sate. (son)
