Alasan Mengapa Rentan Sakit Saat Haid

Alasan Mengapa Rentan Sakit Saat Haid
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Freepik/Jcomp)
0 Komentar

Adenomiosis

Terjadi ketika jaringan lapisan rahim menembus ke dalam otot rahim. Hal ini membuat kontraksi menjadi lebih menyakitkan.

Penyakit radang panggul (PID)

Infeksi pada organ reproduksi akibat bakteri, biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri kronis, termasuk saat menstruasi.

Stenosis serviks

Penyempitan leher rahim yang menyebabkan aliran darah menstruasi terhambat, sehingga menimbulkan tekanan dan rasa sakit berlebih.

Baca Juga:Guterres Desak Gencatan Senjata di Gaza, Peringatkan Ancaman Kehancuran BesarInfinix Hot 60 Pro, Punya Desain Super Tipis Dengan Layar AMOLED

Jika nyeri haid dirasakan sangat parah dan tidak membaik meski sudah diatasi dengan obat pereda nyeri, besar kemungkinan terdapat kondisi medis yang mendasari dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.

3. Faktor Risiko yang Memperparah Nyeri Haid

Selain kondisi medis tertentu, ada pula beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang wanita mengalami nyeri haid lebih parah, yaitu:

Usia masih di bawah 30 tahun.

Menstruasi pertama datang pada usia muda, misalnya sekitar 11 tahun.

Pola diet tidak sehat, seperti jarang makan sayuran dan terlalu banyak konsumsi makanan olahan.

Kebiasaan merokok.

Kegemukan atau obesitas.

Tingkat stres dan depresi yang tinggi.

Riwayat keluarga yang juga mengalami kram menstruasi berat.

Faktor-faktor tersebut membuat tubuh lebih rentan terhadap kontraksi rahim yang kuat, sehingga nyeri haid lebih mudah muncul.

4. Penurunan Kadar Estrogen

Selain prostaglandin, hormon estrogen juga berperan penting dalam mengatur rasa sakit. Saat menstruasi berlangsung, kadar estrogen dalam tubuh menurun cukup signifikan. Estrogen berfungsi membantu otak mengatur dan menekan rasa sakit, sehingga ketika kadarnya menurun, rasa nyeri akan lebih terasa.

Hal inilah yang membuat sebagian wanita merasa tubuhnya jauh lebih lemah dan sakit saat haid dibanding hari-hari biasa. Gejala yang dirasakan pun tidak hanya terbatas pada nyeri perut, tetapi juga bisa menjalar ke pinggang, punggung bawah, hingga kaki.

5. Kombinasi Faktor yang Saling Berkaitan

Secara umum, penyebab nyeri saat haid tidak berdiri sendiri. Umumnya, kondisi ini merupakan hasil kombinasi dari kontraksi rahim akibat prostaglandin, ditambah dengan faktor hormonal, gaya hidup, maupun adanya gangguan pada organ reproduksi. Itulah sebabnya nyeri menstruasi bisa sangat bervariasi antara satu wanita dengan yang lainnya.

0 Komentar