JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Wilayah Tasikmalya menggelar undian berhadiah bagi wajib pajak yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Pengundian tersebut dilaksanakan di Pendopo Kota Banjar baru-baru ini, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mendukung transaksi non-tunai.
Wali Kota Banjar, Ir H Sudarsono, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud sinergi pemkot dan BI untuk memperkuat sistem pembayaran pajak yang aman dan efisien.
Baca Juga:Bukan Sebatas Wadah Solidaritas, 234 SC Buktikan Aksi Sosial Nyata Peduli Kemanusiaan Dari Musik Tanaman hingga Fine Dining, Jentik Festival Angkat Gastronomi Nusantara
“Pembayaran pajak adalah tulang punggung pemerintah daerah. Dengan QRIS, setiap rupiah yang dibayarkan langsung masuk ke kas daerah dan akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan publik,” ujarnya Senin (18/8/2025).
Hadiah yang disediakan dalam undian ini beragam, meliputi peralatan elektronik seperti televisi, mesin cuci, lemari es, smartphone dan lain-lain.
Menurut Sudarsono, pemberian hadiah bukan hanya insentif, tapi juga edukasi untuk mengakselerasi transisi masyarakat menuju sistem pembayaran digital yang minim risiko.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa seluruh wajib pajak yang membayar PBB P2 via QRIS secara otomatis terdaftar dalam sistem undian.
“Data pembayaran langsung terekam tanpa proses manual. Ini meminimalisasi kesalahan dan memastikan transparansi,” katanya.
Lebih lanjut, Asep menyoroti manfaat ganda sistem QRIS. Selain mempercepat arus kas daerah, metode ini menghilangkan peran kolektor di tingkat kelurahan atau desa, sehingga mengurangi potensi penyimpangan.
“Masyarakat bisa bayar pajak kapan saja tanpa antre. Prosesnya langsung, transparan, dan efisien,” imbuhnya.
Baca Juga:ITB Sambut 7.671 Mahasiswa Baru pada Sidang Terbuka PMB Semester I TA 2025/2026 di SabugaBULOG Bandung Gandeng Kejaksaan se-Bandung Raya Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak
Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemkot Banjar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, pemkot tengah menggenjot realisasi penerimaan pajak, baik dari segi potensi maupun target.
Pemanfaatan teknologi QRIS diharapkan memperluas cakupan pembayar pajak sekaligus mendorong literasi keuangan digital.
“Ke depan, kami berharap seluruh wajib pajak beralih ke QRIS. Ini bukan sekadar kemudahan, tapi langkah strategis menuju tata kelola fiskal yang akuntabel,” tegas Asep.
