Dalam pemeriksaan, tersangka Koclak mengaku menjual sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan pekerjaan. Meski mengklaim sudah tidak aktif di geng motor, ia masih menyimpan atribut lama sebagai kenang-kenangan.
“Saya gak kerja, jualan buat sehari-hari. Sekarang ketangkap lagi, saya kapok,” ucapnya di hadapan petugas.
Operasi ini tidak hanya menjadi bagian dari penegakan hukum, tetapi juga peringatan keras bagi masyarakat akan bahaya narkotika dan dampak destruktif jaringan geng motor.
Baca Juga:Pengedar Sinte dari Kalangan Geng Motor Dibekuk Polres Cimahi, Raup Rp60 Juta Lewat MedsosPolres Cimahi Bongkar Jaringan Penadah Motor Curian di Bandung Barat, Ratusan Suku Cadang Diamankan
Kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan, khususnya yang melibatkan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Niko menambahkan, pihaknya akan terus melanjutkan operasi serupa secara berkesinambungan.
“Kami tidak akan menunggu momentum tertentu untuk bergerak. Keamanan warga adalah prioritas, dan kami ingin memastikan Cimahi tetap aman, khususnya menjelang perayaan kemerdekaan,” tutupnya. (Mong)
