JABAR EKSPRES – Kondisi Pasar Sehat Cileunyi (PSC) yang berada di wilayah Desa Cileunyiwetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung kembali dihiasi oleh tumpukan sampah yang menggunung.
PT Biladi Karya Abadi (BKA) sebagai pihak pengelola PSC, sampai saat ini dinilai belum bisa menangani sampah secara serius.
Abainya dalam penanganan sampah, terlihat dari operasi bersih (opsih) yang sempat dilakukan dan sempat di sidak Wabup Bandung, Ali Syakieb belum lama ini.
Baca Juga:Nusantara Regas Dukung Penuh Pengembangan LNG HUB Bandung, Dorong Akses Energi Bersih untuk Sektor HOREKAArtotel Group Hadirkan “Waktu Indonesia Semarak”, Rayakan Kemerdekaan dengan Gaya 360°!
Kendati demikian, tumpukan sampah kembali menggunung, menghiasi area pasar yang kian hari terkesan semakin kumuh kondisinya.
Pengelola PSC dari PT BKA, Arman membenarkan, jika di area pasar saat ini tumpukan sampah kembali menggunung.
“Sampah menggunung karena belum diangkut,” katanya saat dikonfirmasi belum lama ini.
Jawaban Arman singkat, bahkan dirinya tak menyebutkan, sudah berapa lama sampah di area pasar menggunung akibat belum ada penarikan.
Persoalan sampah, sekaligus panarikannya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.
Pasalnya, retribusi sampah dan keamanan pasar tiap hari dipungut dari para pedagang melalui pengelola PSC. Arman mengaku bahwa retribusi sampah disetorkan ke pihak DLH Kabupaten Bandung.
Persoalan sampah tetap jadi sororan, keluhan banyak pihak dan cerita bersambung.
Baca Juga:Warga Lebaksari Ngamprah Protes, Janji Penanganan Banjir Cuma RetorikaPeringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti
Berdasarkan pantauan di PSC, gunungan sampah terlihat di sejumlah titik, terutama di dua titik arah utara PSC dekat lapak PKL.
Di dua titik ini, sampah menggunung telah menghalangi jalan dan nyaris setinggi kios. Selain itu, terlihat juga tumpukan sampah yang berceceran di sejumlah titik, termasuk di dalam dan depan kios yang hancur.
Belum lagi tumpukan sampah terlihat di depan PSC, dekat lahan milik Pemkab Bandung yang kabarnya akan dibangun pasar oleh Pemda Kabupaten Bandung, dengan kondisi kini telah terpasang seng.
Sejumlah pedagang pasar pun mengeluhkan, terkait kondisi sampah yang menggunung dan belum ada penarikan. Mereka harus berjualan di tengah aroma tak sedap.
Sementara itu, terkait persoalan sampah di PSC tersebut, Kepala UPTD Kebersihan Bandung Timur, DLH Kabupaten Bandung, Rana Sutrisna ketika dikonfirmasi melalui seluler, masih belum memberikan keterangan resmi, terkait kapan dilakukan penarikan sampah di PSC. (Bas)
