Polrestabes Gelar Pangan Murah, Siapkan 2 Ton Beras SPHP untuk Warga

Dok. Antusiasme masyarakat saat menghadiri gerakan pangan murah yang digelar oleh polrestabes Bandung. Selasa
Dok. Antusiasme masyarakat saat menghadiri gerakan pangan murah yang digelar oleh polrestabes Bandung. Selasa (12/8). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Dalam rangka mendukung program pemerintah dan membantu meringankan beban masyarakat, Polrestabes Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di halaman Mapolrestabes, Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Kegiatan ini dimulai sejak Senin (11/8) dan akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan bahwa masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, termasuk beras SPHP yang dijual seharga Rp11.000 per kilogram.

“Untuk kemasan 5 kilogram, harganya Rp55 ribu. Tapi setiap orang hanya boleh membeli dua kantong atau maksimal 10 kilogram,” ujar Budi saat ditemui, Selasa (12/8).Antusiasme warga disebut cukup tinggi sejak hari pertama. Menyikapi hal itu, pihaknya menyiapkan 2 ton beras SPHP untuk hari ini dan berencana menambah pasokan menjadi 4 ton keesokan harinya.

Baca Juga:Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti RS Hasan Sadikin Gunakan Gaslink CNG dari PGN Gagas, Pelayanan Kesehatan Kini Lebih Efisien dan Ramah Lingkung

“Karena permintaan tinggi, besok kami siapkan 4 ton. Setelah kegiatan ini selesai di Mapolrestabes, kami juga akan laksanakan di beberapa Polsek di wilayah hukum Polrestabes Bandung,” lanjutnya.Selain beras murah, Polrestabes Bandung juga menggelar bazar sembako murah yang menyediakan aneka kebutuhan pokok lainnya seperti daging, sayur, dan bahan pokok lain.

Untuk bisa berbelanja dalam kegiatan ini, masyarakat cukup membawa KTP sebagai identitas, dan tetap dibatasi maksimal dua kantong beras per orang agar distribusi merata.

“Kami ingin membantu masyarakat sekaligus mendekatkan layanan Polri dengan warga. Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat,” tutup Budi.

0 Komentar