Perubahan APBD 2025, Fraksi PPP Pertanyakan Penurunan BTT

Perubahan APBD 2025, Fraksi PPP Pertanyakan Penurunan BTT
Paripurna Pandangan Umum Fraksi, Selasa (12/8).Foto: Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan kritik dan pandangan terkait Rancangan Perubahan APBD 2025. Di antaranya terkait penurunan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan soal peningkatan penerimaan pembiayaan daerah.

Berbagai gagasan itu disampaikan Anggota Fraksi PPP Yusuf Ridwan. Ia menguraikan bahwa penerimaan pembiayaan naik dari Rp 693,39 miliar menjadi Rp 1,76 triliun. Atau naik Rp 1,06 triliun.

Menurut Yusuf, peningkatan itu memang patut diapresiasi, namun masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut. “Apakah itu dari Silpa. Kalau demikian berarti lemahnya perencanaan, “cetusnya yang berkesempatan menjadi jubir dalam Paripurna, Selasa (12/8).

Baca Juga:Selangkah Lagi Gabung Everton, Jack Grealish Siap Reinkarnasi di Goodison ParkPeluang Emas! Manchester United Bisa Dapatkan Donnaruma dengan Harga Miring

Yusuf melanjutkan, pendapatan daerah memang naik, namun hal itu terlalu kecil. Apalagi kalo melihat potensi yang ada semestinya bisa lebih ditingkatkan.

Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menyinggung soal penurunan belanja operasi., dari Rp 20,16 triliun menjadi Rp 19,89 triliun. “Ini jangan sampai ada penurunan kualitas layanan kepada masyarakat, ” katanya.

Yang tak kalah penting, PPP juga menyoroti soal penurunan BTT, dari Rp 1,15 triliun menjadi Rp 274,48 miliar. “Ini bagaimana nanti kesiapan Pemprov menghadapi bencana atau hal yang tidak diinginkan, ” cetusnya.

Catatan berikutnya adalah soal penurunan belanja transfer, dari Rp 7,99 triliun menjadi Rp 7,24 triliun atau turun Rp 751,65 miliar. “Ini potensi mengganggu program daerah. Apakah ada langkah kompensasi alternatif, ” terangnya.

Yusuf menegaskan, fraksinya berkomitmen tidak hanya mengawal penyusunan APBD Perubahan, akan tetapi sampai nanti dalam tataran implementasi. Hal itu dengan harapan APBD bisa benar-benar mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan jawaban terkait pertanyaan dari sejumlah Fraksi DPRD Jabar itu. “Besuk (Rabu.red) akan kami sampaikan jawabannya,” terangnya.(son)

0 Komentar