Jabar Ekspres – Pembangunan Pengembangan Pasar Kreatif Jawa Barat (PKJB) berpolemik. Pengembangan spot di Jalan Pahlawan Kota Bandung itu dihentikan sementara karena menyalahi sewa menyewa.
Mukanya, pihak pengelola ingin mengembangkan kawasan yang ada di Jalan Pahlawan itu. Pengembangan dilakukan pada 2024.
Pengelola ingin menghadirkan beberapa spot baru di kawasan tersebut. Mulai dari area berkuda hingga fasilitas gym.
Baca Juga:Ajak Warga Kibarkan Merah Putih, Bupati Bogor: Benteng Terakhir adalah Persatuan! Groundbreaking Dapur SPPG, Kapolres Bogor Sebut Bisa Layani 20 Ribu Penerima Manfaat
Fasilitas gym dan area berkuda itu sebenarnya sudah berdiri. Namun ternyata dalam prosesnya menimbulkan polemik. Dan terpaksa harus dihentikan sementara.
Kepala Disperindag Jabar, Nining Yuliastiani menceritakan, awalnya aset lahan di Jalan Pahlawan itu tercantum dalam aset Disperindag Jawa Barat. Aset itu kemudian dikelola PT Jaswita Jabar yang juga kemudian dikolaborasikan dengan pihak ketiga.
“Kalau Soal administrasi sewa menyewanya memang di kami. Tapi soal kegiatan bukan kewenangan kami, ” terangnya, Kamis (7/8).
Nining melanjutkan, namun sejak Januari 2024, aset itu sudah dialihkan ke Sekda sebagai penanggung jawab pengelola barang Pemprov Jabar. Sementara untuk penegakkan hukumnya sendiri ada di tangan Satpol PP. “Jadi sekarang segala hal yang terjadi dengan PKJB ditangani BPKAD sebagai pengelola aset, ” sambungnya.
Nining melanjutkan, duduk perka penutup sementara itu berkaitan dengan luasan sewa lahan. “Jadi area yang dibangun salah satunya untuk area berkuda itu belum masuk sewa. Makanya kami minta dihentikan dulu. Sembari memperbaiki kontrak sewa menyewanya, ” cetusnya.
Sementara itu, Manajemen The Park atau pihak pengelola PKJB, Salman Hafizh irit bicara saat dikonfirmasi perihal tersebut. “Ini sedang berproses. Mohon doanya, ” katanya saat dikonfirmasi mengenai pengembangan area berkuda itu.
*Playground Komersil jadi Gratis*
Di sisi lain, dalam kawasan PKJB itu juga sempat dibangun area playground komersil. Itu beroperasi pada November 2023 lalu.
Baca Juga:2 Truk Tabrakan di Bogor Selatan, Diduga Karena Rem BlongPenyaluran Dana PIP Tak Boleh Asal dan Jangan Dipotong Langsung oleh Sekolah, Ini Kata Kadisdik Jabar
Namun sejak sekitar lebaran 2025 lalu, area itu tidak lagi komersil alias gratis. “Ini kami gratiskan biar pengunjung lebih senang, ” ucapnya. (son)
