Ultah Bupati Bandung 'Dirayakan' dengan Sindiran: Panjang Umur 105 Miliar Tahun!

Sindiran Lewat Karangan Bunga di Ultah Bupati Bandung, Forum Korban BDS Tuntut Pertanggungjawaban
Momen ulang tahun Bupati Bandung Dadang Supriatna yang ke-54 pada Kamis (7/8/2025) diwarnai aksi sindiran dari Forum Korban PT Bandung Daya Sentosa (BDS). Dua karangan bunga bernada satir terpampang di dua titik strategis, yakni depan Lapangan Upakarti dan Kantor DPRD Kabupaten Bandung. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Momen ulang tahun Bupati Bandung Dadang Supriatna yang ke-54 pada Kamis (7/8/2025) diwarnai aksi sindiran dari Forum Korban PT Bandung Daya Sentosa (BDS).

Dua karangan bunga bernada satir terpampang di dua titik strategis, yakni depan Lapangan Upakarti dan Kantor DPRD Kabupaten Bandung.

Salah satu karangan bunga berbunyi, “Selamat Ulang Tahun Dadang Supriatna Semoga Panjang Umur Sampai 105 Miliar Tahun” Sedangkan satu karangan bunga lainnya menyuarakan tuntutan, “Pansuskan PT BDS, Selamatkan Iklim Investasi Kabupaten Bandung”.

Baca Juga:Beckham Putra Yakin Persib Tampil Tangguh di Super League 2025/2026, Akui Sudah Siap Tempur!55 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan, Komnas HAM Desak Aksi Nasional Perlindungan Pers

Forum tersebut diinisiasi oleh para mitra usaha PT BDS, termasuk CV Indofarm yang menjadi salah satu pihak yang merasa dirugikan.

CEO CV Indofarm, Deded Aprila, menjelaskan bahwa pengiriman karangan bunga tersebut bukan sekadar aksi simbolik, melainkan mengandung pesan serius.

“Pertama, ini bentuk empati kita kepada Pak Bupati sebagai sesama manusia, makanya kita ucapkan selamat ulang tahun. Tapi di balik ucapan kami ini tentu tersimpan pesan moral,” kata Deded saat dihubungi.

Ia menegaskan, Bupati Dadang Supriatna harus segera merespons isu dugaan penipuan oleh BUMD milik Kabupaten Bandung tersebut.

“Kalau memang bukan tanggung jawab Bupati, ya sampaikan secara terbuka. Tapi kalau itu tanggung jawabnya, beliau harus menjelaskan seperti apa bentuk tanggung jawab itu,” ujarnya.

Tak hanya menyentil pemerintah, Forum Korban juga mendesak DPRD Kabupaten Bandung untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait kasus BDS.

Menurut Deded, skandal ini tak hanya mencoreng nama daerah, tapi juga bisa menurunkan kepercayaan investor secara nasional terhadap BUMD.

Baca Juga:Peran Strategis Babinsa dan PPL Percepat Serapan Gabah Petani di CirebonPulang Sebagai Lawan, De Gea Siap Tampil di Old Trafford Bersama Fiorentina

“Kita tahu lah, pemerintah tanpa swasta apa bisa bergerak? Kalau pengusaha diperlakukan seperti ini, siapa yang mau berbisnis atau jadi mitra pemerintah?” katanya.

Deded juga menanggapi perkembangan penyidikan kasus ini oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung secara positif.

Ia menilai peningkatan status perkara ini menjadi penyidikan membantah narasi bahwa persoalan BDS hanya persoalan bisnis semata.

“Kalau ini murni bisnis, tidak mungkin Pak Kejari meningkatkan kasus ini menjadi penyidikan. Jadi, langkah Kejari ini secara tidak langsung membantah pernyataan pihak BDS maupun Ketua DPRD dan Ketua Komisi B,” tegasnya.

0 Komentar