Belum Capai Target, Timbulan Sampah di Kota Bandung Masih Sebanyak 1.500 Ton Per Hari

Belum Capai Target, Timbulan Sampah di Kota Bandung Masih Sebanyak 1.500 Ton Per Hari
Petugas memilah sampah di TPS Pasar Ancol, Bandung, Jumat (1/8). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, menyebut timbulan sampah di Kota Bandung saat ini mencapai 1.497 ton per hari. Angka itu digunakan sebagai data agregat sementara yang dibulatkan menjadi 1.500 ton per hari.

“Saya belum bisa menyelesaikan total. Jadi tidak bisa menjawab secara pasti angka absolutnya, nanti saya dapat angka absolut kalau nanti sudah diselesaikan dan itu benar-benar ditimbang secara terperinci. Baru saya tahu angka absolutnya,” kata Darto saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, baru-baru ini.

Adapun menurut dia, hingga saat ini ritase angkutan sampah dari Kota Bandung ke tempat pembuangan akhir (TPA) masih berada di angka 140 ton. Angka ini tidak mengalami penambahan maupun pengurangan.

Baca Juga:Bupati Ciamis Tegaskan Urgensi Pengisian Wakil, Proses Tunggu Rekomendasi Partai PengusungCimahi Gencarkan Edukasi Pangan Lokal, Rasi Diangkat Jadi Warisan Budaya

“Kondisi ritase masih sama, kita masih dikunci di angka 140 ton. Itu belum bisa diberikan tambahan atau pengurangan juga belum,” ujarnya.

Darto menjelaskan, pengurangan timbulan sampah saat ini diperoleh dari tiga lokasi pengolahan yang sudah berjalan, yaitu Gedebage, Pasar Astana Anyar, dan kawasan pemukiman Bakul Agamis. Dari tiga tempat tersebut, angka pengurangan per hari berkisar antara 50 sampai 60 ton.

“Itu belum termasuk dari pengolahan sampah di Astana Anyar dan yang dilakukan di Bandung Kulon,” katanya.

Dia melanjutkan, apabila dihitung secara keseluruhan, termasuk tambahan dari lokasi lain, rata-rata pengurangan sampah harian yang sudah diolah mencapai sekitar 90 ton.

Pihaknya masih belum puas dengan hasil tersebut. “Kalau angka pasti kemungkinan rata-rata sekitar 90 ton yang berhasil kita olah. Kita belum berpuas diri, kita masih bekerja keras,” tegas Darto.

“Benar sudah terjadi pengurangan tapi itu pengurangan baru mendekati 100 ton. Itu belum mencapai target,” ujarnya.

Sementara itu, dia menuturkan bahwa DLH Kota Bandung menargetkan pengurangan timbulan sampah antara 300 sampai 450 ton. Menurut dia, capaian saat ini baru mendekati 100 ton per hari.

Baca Juga:Persib Siap Tempur! Laga Kontra Western Sydney Jadi Ujian Akhir Menuju Musim BaruLucas Paqueta Bebas dari Tuduhan Taruhan, Akhir dari Mimpi Buruk yang Panjang

Angka tersebut, kata Darto, naik dari rata-rata sebelumnya yang diperoleh dari tiga lokasi pengolahan. “Kalau sudah mencapai itu (300-450 ton) kami tenang,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Nizar

0 Komentar