7 Negara Asia yang Terancam Dilarang Bekerja di AS pada 2025 di Bawah Kebijakan Trump

Negara Asia yang Terancam Dilarang Bekerja di AS
Negara Asia yang Terancam Dilarang Bekerja di AS
0 Komentar

6. India

India dan Amerika Serikat telah lama menjalin hubungan diplomatik yang kuat, khususnya di bidang perdagangan dan pertahanan. Namun, di bawah kebijakan Trump, bahkan sekutu pun tak selalu aman dari pembatasan.

Selama masa jabatan pertamanya, Trump memang memuji India, tetapi juga mengkritik tarif impornya yang tinggi dan menyuarakan keprihatinan terhadap jumlah pekerja India yang masuk melalui visa H1B.

Mengapa pekerja India bisa menjadi sasaran?

Salah satu alasannya adalah program visa H1B, visa kerja yang banyak digunakan oleh profesional teknologi asal India. Trump berulang kali menuduh bahwa visa ini “mencuri” lapangan pekerjaan dari warga Amerika. Ia memperketat aturan H1B, menaikkan tingkat penolakan visa, dan mensyaratkan gaji yang lebih tinggi untuk persetujuan visa.

Apakah benar program H1B merugikan tenaga kerja lokal?

Baca Juga:Review Game Upin & Ipin Universe Harga Rp650 Ribu Tapi Gagal Penuhi Janji DeveloperAvatar: Fire and Ash Hadirkan Visual Avatar 3 Spektakuler dan Antagonis Baru

Banyak studi menunjukkan tidak. Pekerja teknologi asal India justru mengisi kekurangan tenaga kerja di bidang rekayasa, perangkat lunak, dan layanan medis, sektor yang kekurangan tenaga kerja dalam negeri.

Namun, narasi politik Trump tetap menekankan perlindungan warga Amerika sebagai prioritas, meskipun bertentangan dengan fakta.

Apakah keluarga India di AS akan terdampak?

Ya. Pemegang visa bisa kehilangan pekerjaan, mengalami keterlambatan perpanjangan visa, atau bahkan harus meninggalkan AS. Pasangan dan anak-anak yang memiliki visa pendamping pun berisiko terkena imbas. Bahkan proses aplikasi green card bisa melambat atau dihentikan sama sekali.

Akankah India merespons secara diplomatik?

Kemungkinan besar iya. Namun, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa bahkan negara sahabat sulit mengubah keputusan Trump jika kebijakan sudah ditetapkan.

Meski India adalah mitra penting AS, besarnya populasi tenaga kerja India di Amerika bisa kembali menjadi target. Bila Trump menerapkan kuota khusus per negara atau memperketat visa kerja, India, meskipun memiliki rekam jejak positif, bisa mengalami kemunduran besar pada 2025.

Bagi pelajar dan profesional India yang mendambakan “American Dream,” impian itu bisa tertunda, bahkan batal. Perusahaan teknologi di Silicon Valley pun bisa menghadapi tantangan dalam rekrutmen tenaga kerja andal.

0 Komentar