“Pembangunannya dibiayai penuh oleh PT Belaputera Intiland, sementara pembebasan lahannya jadi tanggung jawab Pemda. Maka kami mendorong agar pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan ini,” katanya.
Ia menambahkan, jika jalan ini selesai dibangun, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam hal pengurangan kemacetan di kawasan Padalarang dan sekitarnya.
“Ini penting. Jalan ini bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga solusi nyata dari kemacetan yang sudah menahun,” tambahnya.
Baca Juga:Ledakan Coffee Shop di Cimahi Dongkrak Peluang Kerja, Pemkot Siapkan SDM Barista Bersertifikat BNSPSiap Guncang Emirates Stadium, Gyokeres Sebut Arsenal Klub Tepat Untuknya!
Isu ketiga yang disoroti adalah belum adanya kontribusi dari pemanfaatan sumber air Cijanggel yang dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Raharja, perusahaan milik Pemkab Bandung. Menurut Iwan, persoalan ini merupakan isu lama yang hingga kini tidak kunjung tuntas.
“Tuntutan kompensasi dari pemanfaatan air Cijanggel ini sudah berlangsung lama. Sejak awal KBB berdiri pun sudah menjadi wacana, tapi sayangnya hingga kini masih tetap wacana,” katanya.
Iwan menyebut, Fraksi PDI Perjuangan menaruh harapan besar pada kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wabup Asep Ismail untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.
“Kami optimistis, di bawah kepemimpinan dan keseriusan Pak Jeje dan Pak Asep, masalah ini bisa dituntaskan. Ini akan menjadi poin penting dari sisi tata kelola pemerintahan, ekonomi, dan pelayanan publik,” tandasnya. (Wit)
Reporter: Suwitno
