SGDLF 2025 Kembali Digelar, Debat Hukum dan Legal Opinion jadi Sorotan 

SGDLF 2025 Kembali Digelar, Debat Hukum dan Legal Opinion jadi Sorotan 
Foto Juara 1 Kompetisi Debat Hukum
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Lembaga Kajian dan Debat Mahasiswa (LKDM), Lembaga Peradilan Semu (LPS), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung sukses menyelenggarakan Sunan Gunung Djati Law Fair (SGDLF) 2025, sebuah kompetisi hukum tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa hukum terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.

Tahun ini, SGDLF berhasil diikuti oleh 31 perguruan tinggi se-Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu ajang hukum paling bergengsi di kalangan mahasiswa.

SGDLF 2025 menghadirkan dua cabang utama kompetisi, yaitu Debat Hukum dan Legal Opinion, dengan puncak kegiatan dan babak final diselenggarakan pada Senin–Selasa, 14–15 Juli 2025, bertempat di Aula Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). Mengusung tema: “Paradigma Hukum Pembangunan dalam Mewujudkan Konstitusionalisme di Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang reflektif dan kritis terhadap isu-isu pembangunan hukum di Indonesia.

Baca Juga:Miris! Tertemper Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, Penjual Mainan Keliling Meninggal di TempatJoran dan Rakit Warnai Saguling Water Fest 2025, Jadi Magnet Baru Wisata Bandung Barat

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FSH, Dr. H. Burhanuddin, S.Ag., M.H., yang memberikan apresiasi atas antusiasme panitia dan peserta, serta menekankan pentingnya forum ilmiah seperti ini dalam membangun budaya akademik yang kuat dan progresif di kalangan mahasiswa hukum.

Muhammad Adi Darmawan, Ketua HMJ Ilmu Hukum, menyatakan, “Alhamdulillah, tahun ini kami kembali menyelenggarakan SGDLF untuk yang kedua kalinya dengan menghadirkan cabang baru, yaitu Legal Opinion, sebagai bentuk inovasi dan perluasan ruang diskusi hukum di kalangan mahasiswa.”

Senada, Direktur LKDM, Ahmad Arifin, turut menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya penyelenggaraan. “SGDLF 2025 menghadirkan para juri yang sangat kompeten di bidangnya. Terima kasih kepada para dosen, praktisi, dan juri tamu yang telah memberikan penilaian objektif dan profesional,” ucapnya.

Muadz Abdul Aziiz, Ketua Umum LPS, menyampaikan “Legal Opinion menjadi cabang baru yang kami hadirkan tahun ini, dan alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar. Ini adalah wujud pengembangan kompetensi analisis hukum mahasiswa secara tertulis dan solutif.”

Sementara itu, Ketua Pelaksana SGDLF 2025, Naswa Nelina Rahayu, mengungkapkan “Kami sangat bersyukur atas kelancaran dan kesuksesan SGDLF 2025. Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, juri, serta pihak fakultas yang telah memberikan dukungan penuh.”

0 Komentar