Contoh nyata terjadi pada seorang pengguna motor Grand Filano yang bertanya di forum apakah lampu dasi motor tersebut bisa menyala atau tidak. Ia mengaku sudah menanyakan langsung ke sales, dan jawaban sales menyatakan bahwa lampu tersebut hanya reflektor, bukan lampu asli. Padahal faktanya, lampu dasi Grand Filano memang bisa menyala.
Karena kejadian ini, komentar-komentar di forum pun ramai dan mengundang gelak tawa. Bahkan, ada seorang pengguna yang sampai kesal dan meminta nomor kontak si sales, agar bisa “dikenalkan ke publik”, sebuah reaksi yang cukup menghibur tapi juga menyentil realitas.
Namun, dalam kasus ini, sales tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai oknum, karena tidak ada unsur penipuan atau manipulasi, hanya sekadar kesalahan informasi. Hal ini bisa dimaklumi, mengingat beban kerja sales saat ini cukup kompleks.
Baca Juga:Review Infinix Zero 50 5G, Smartphone Terbaik Infinix 2025, Performa Flagship Harga MenengahAdmediaJob hingga AMV, Pola Penipuan Aplikasi Penghasil Uang yang Berulang
4. Sales Mempunyai Anak Buah Sales
Dulu, sales umumnya bekerja langsung di bawah dealer resmi atau kantor pusat. Namun sekarang, karena lapangan kerja semakin sulit, ada sales yang merekrut orang lain untuk membantu mencari pelanggan. Kasarnya, “sales punya anak sales”. Kondisi seperti inilah yang berpotensi menimbulkan kesalahan informasi, karena orang yang tidak cukup paham produk akhirnya ikut menawarkan barang.
Padahal, jika seseorang benar-benar bekerja sebagai sales utama di dealer, ia seharusnya sudah memahami spesifikasi lengkap motor yang dijual. Bahkan untuk pertanyaan-pertanyaan teknis dari pelanggan, seharusnya bisa dijawab dengan benar dan jelas.
Namun memang, kenyataannya tidak semua sales benar-benar menguasai produk mereka. Salah satu alasannya adalah terlalu banyak varian motor yang mirip-mirip, sehingga membingungkan.
Sebagai contoh, bayangkan seorang sales Yamaha harus menjelaskan perbedaan antara Mio Z dan Mio generasi lainnya, atau Yamaha Gear Hybrid dengan Yamaha Fazzio. Dengan begitu banyaknya model dan perbedaan spesifikasi yang sering kali hanya bersifat minor, tidak jarang mereka sendiri merasa kewalahan.
Contoh paling nyata adalah kasus lampu dasi pada Yamaha Grand Filano. Jika dilihat sekilas, memang tidak umum motor Yamaha memiliki lampu di bagian dasi. Maka, cukup wajar apabila seorang sales mengira bahwa bagian tersebut hanyalah reflektor atau garnish seperti pada motor-motor lain. Namun ternyata, pada Grand Filano, lampu dasi tersebut benar-benar bisa menyala. Lucu memang kejadian ini, tapi bagaimana pun juga, inilah fakta yang terjadi di lapangan.
