JABAR EKSPRES – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menginisiasi kegiatan retret internal berupa pelatihan berbasis militer. Latihan ini digelar sebagai upaya memperkuat kekompakan dan kesatuan di lingkungan kementerian di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (22/7/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, seluruh jajaran pimpinan dan pegawai KP2MI turut hadir mengikuti “Pelatihan dan Pengembangan Kinerja Pegawai”.
Dalam sambutannya, Menteri Karding menyampaikan bahwa kegiatan ini diperlukan sebagai alat untuk membangun solidaritas antarpegawai.
Baca Juga:Wali Kota Bandung Izinkan Studi Tour Sekolah, Masyarakat: Jika Tidak Wajib, Setuju!Pemkot Bandung Percaya Diri Tangani Event Skala Besar, Farhan: Kami Mampu Atasi Tantangan
“Kami ini kementerian baru, jumlah pegawai tidak terlalu banyak. Jadi kami harus membentuk tim yang kuat, solid, dan sigap. Itu hanya bisa dicapai melalui kebersamaan, kekompakan langkah, dan kesatuan hati,” ujarnya, dikutip dari Antara News, Rabu (23/7/2025).
Lebih lanjut, Karding menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak semata-mata dilakukan untuk membentuk fisik, namun juga membangun karakter, loyalitas, dan kedisiplinan.
“Kita ajarkan mereka baris bukan sekadar fisik, tapi agar paham posisi, loyalitas, komando, dan kapan harus melangkah. Ini adalah simbol organisasi yang bergerak serempak,” jelasnya.
Karding berharap, metode pelatihan ini dapat menjadi fondasi dalam membentuk organisasi yang berkarakter kuat, responsif, serta berbudaya pelayanan bagi seluruh pekerja migran di Indonesia.
Selain itu, ia juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh peserta agar menjauhi segala bentuk penyelewengan, seperti korupsi, penyalahgunaan narkoba, perjudian, maupun penyalahgunaan wewenang.
“Kalau ada yang coba-coba, saya tidak akan pandang bulu. Ini menyangkut wajah dan kepercayaan publik terhadap kementerian,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Karding menyampaikan ambisinya agar kegiatan ini menjadi momen penting dalam membangun kesatuan di tubuh KP2MI yang baru terbentuk.
Baca Juga:Terlilit Ekonomi, Ibu Rumah Tangga di Cimahi Nekat Jadi Kurir SabuHeboh Konten Video Tidak Senonoh di Pakansari, Pemilik Akun Minta Maaf Ke Pemkab Bogor
Ia yakin, kerja sama dengan instansi militer akan melatih kekompakan, membentuk karakter tangguh, serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan pelayanan kepada seluruh pekerja migran. (Magang/Tara)
