Dalam sistem ini, pengguna juga bisa mendapatkan status gratisan atau disebut sebagai “intern”. Di aplikasi ini istilah tersebut bahkan disebut sebagai “magang”, dan ada pula yang menyebutnya “internin”. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar bahwa aplikasi-aplikasi tersebut dibuat oleh pengembang yang sama, dan semuanya berpotensi merupakan bagian dari skema penipuan investasi bodong.
Hanya Menguntungkan Pengguna Awal
Aplikasi seperti ini hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung lebih awal, terutama karena adanya sistem referal. Jangan heran jika banyak orang mulai mengajak Anda bergabung melalui berbagai saluran komunikasi. Mereka bukan semata-mata ingin membantu, tapi karena akan mendapatkan komisi dari Anda.
Bahkan, tampilan antarmuka aplikasinya pun sangat mirip, seperti struktur paket V1, V2, dan V3, yang identik dengan yang ada di aplikasi Fed dan ITV. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa semua aplikasi ini berasal dari sumber atau pola yang sama.
Jangan Tertipu Tampilan dan Janji Manis
Baca Juga:10 Game Android Simulasi Terbaik 2025, Serasa Hidup di Dunia NyataKickstarter Dihapus dari Motor Modern Demi Cuan Pabrik, Ini Dampaknya bagi Pengguna?
Meskipun saat ini aplikasi tersebut masih membayar, uang yang diperoleh tidaklah berkah, karena berasal dari deposit anggota lain. Pada dasarnya, Anda mendapatkan uang dari kerugian orang lain. Ketika aplikasi ini akhirnya berhenti beroperasi (scam), maka yang muncul adalah para korban, sementara Anda mungkin sudah lebih dulu menikmati keuntungan dari uang mereka.Oke, jadi begitulah penjelasan dari saya tentang aplikasi VID ini.
