Ke Mana Jagung Turbo Sekarang? Pernah Berjaya Kini Tinggal Kenangan

Ke Mana Jagung Turbo Sekarang?
Ke Mana Jagung Turbo Sekarang?
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masih ingat dengan camilan jagung gurih berbentuk seperti roda gigi mini, lengkap dengan mainan kecil di dalam kemasannya? Ya, itulah Jagung Turbo, snack sejuta umat yang kini menghilang entah ke mana. Padahal dulu camilan ini sangat populer dan laris di pasaran. Tapi, kok bisa ya, camilan yang dulunya begitu digemari tiba-tiba lenyap? Apakah ada kaitannya dengan dominasi snack luar negeri? Yuk, kita bahas tuntas.

Jagung Turbo adalah salah satu camilan ikonik yang menemani masa kecil banyak orang di Indonesia, khususnya mereka yang tumbuh di era 1990-an hingga awal 2000-an. Camilan ini memiliki cita rasa gurih khas jagung, dengan bentuk unik menyerupai roda gigi mini. Namun, bukan hanya rasanya yang menarik, di dalam kemasannya selalu ada hadiah kecil misterius yang membuat anak-anak semakin antusias membelinya.

Desain kemasan Jagung Turbo juga mencolok dominasi warna merah atau oranye terang, lengkap dengan tulisan “Turbo” yang identik dengan dunia balap dan kecepatan. Bagi anak-anak saat itu, membeli Jagung Turbo bukan hanya soal rasa, tapi juga soal sensasi kejutan. Kadang mendapatkan stiker, kadang mainan mini, tak jarang ada yang sengaja mengoleksi hadiah-hadiah tersebut.

Baca Juga:Mengungkap Penipuan Aplikasi 68EA Terbukti Scam Berkedok Investasi KriptoPanduan Lengkap Cek Air Radiator Tanpa Buka Tutup Radiator

Coba ingat-ingat, siapa di antara kalian yang dulu membeli Jagung Turbo bukan karena lapar, tapi demi mengejar hadiahnya saja? Kamu paling sering dapat hadiah apa? Tulis di kolom komentar, ya!

Pada masa kejayaannya, Jagung Turbo bisa ditemukan hampir di mana saja, mulai dari warung dekat rumah, kantin sekolah, hingga pedagang keliling. Harganya pun sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp500 hingga Rp1.000, sehingga cocok untuk anak-anak sekolah dengan uang jajan terbatas.

Camilan ini sering dijadikan teman nonton TV sore hari, teman belajar, atau bahkan alat tukar-menukar hadiah di sekolah. Beberapa anak bahkan rela tidak membeli minuman demi bisa membeli dua bungkus Jagung Turbo demi dua hadiah sekaligus. Ada juga kisah klasik tentang anak-anak yang menyelipkan Jagung Turbo di kantong seragam, lalu tak sengaja ketindihan buku. Hasilnya? Camilan hancur jadi bubuk, tapi tetap dimakan juga!

0 Komentar