JABAR EKSPRES – Media sosial kembali melahirkan istilah gaul baru yang tengah viral di kalangan Gen Z dan Gen Alpha, yaitu “yapping”.
Kata ini ramai diperbincangkan di TikTok, terutama digunakan dalam konten-konten humor hingga sindiran halus yang sering kali viral.
Meski terdengar asing bagi sebagian orang, ternyata istilah ini memiliki makna yang cukup dalam dan sejarah panjang.
Baca Juga:Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp300.000 dengan Membuka Amplop iniiPhone 17 Pro Tampil Beda, ini Bocoran 16 Fitur Barunya yang Bikin Pengguna iPhone Pengen Upgrade
Lantas, yapping adalah istilah yang sebenarnya merujuk pada apa? Dari mana asal-usulnya dan mengapa kini populer?
Asal-Usul dan Arti Sebenarnya dari Kata Yapping
Secara etimologis, yapping berasal dari bahasa Inggris, tepatnya dari kata kerja “yap” yang menggambarkan suara gonggongan anjing kecil nyaring, cepat, dan mengulang terus-menerus.
Dalam konteks bahasa sehari-hari, yapping kemudian berkembang menjadi istilah untuk menyebut seseorang yang berbicara terlalu banyak, terus-menerus, dan kadang tanpa arah atau makna yang jelas.
Dengan kata lain, yapping adalah bentuk komunikasi yang dianggap mengganggu karena terlalu cerewet atau mendominasi percakapan.
Namun, seiring waktu, makna ini tak lagi sepenuhnya negatif. Di tangan para pengguna media sosial, terutama di TikTok, yapping kini menjadi bagian dari bahasa gaul yang digunakan secara kreatif, lucu, dan bahkan menghibur.
Viral di TikTok
Di dunia TikTok, istilah yapping sering muncul dalam bentuk video-video pendek yang menggambarkan seseorang sedang berbicara tanpa henti.
Entah itu teman yang suka curhat berlebihan, pasangan yang terlalu cerewet, atau bahkan hewan peliharaan yang terus ‘berisik’, semuanya bisa menjadi bahan konten dengan embel-embel kata yapping.
Contoh kalimat yang sering digunakan antara lain:
Baca Juga:Aplikasi Penghasil Uang ini Beri Saldo DANA Rp75.000 Cuma Nonton VideoLisa Mariana Akui Pemeran Video Syur yang Viral adalah Dirinya
- “She’s yapping again.”
- “Bro just keeps yapping.”
- “Stop yapping!”
Bahkan banyak kreator menambahkan potongan audio populer yang mengucapkan kata yapping sebagai efek komedi.
Hal ini menunjukkan bahwa yapping adalah istilah serbaguna yang kini digunakan untuk menyampaikan berbagai ekspresi, mulai dari lelucon hingga sindiran sosial.
Menurut penjelasan pakar linguistik seperti Nicole Holliday dari Pomona College, kata yapping sudah eksis sejak abad ke-17.
Namun popularitasnya menurun dan sempat nyaris terlupakan hingga akhirnya kebangkitan media sosial dan budaya meme membawanya kembali ke permukaan.
