JABAR EKSPRES – Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) resmi menghentikan operasional usaha ilegal yang mengatasnamakan Omnicom Group (OMC) di Indonesia.
Aktivitas mencurigakan tersebut diketahui menggunakan skema impersonasi, serta menjalankan model bisnis tanpa izin resmi, yang mengindikasikan adanya penipuan berkedok investasi.
Sekretaris Satgas PASTI, Hudiyanto, menegaskan bahwa Omnicom Group adalah perusahaan ternama asal Amerika Serikat yang bergerak di sektor media, pemasaran, dan komunikasi global.
Baca Juga:Rundown dan Rute Pocari Run 2025 Bandung yang Digelar 19-20 JuliYapping Adalah Bahasa Gaul Baru yang Kini Viral di TikTok, Ini Arti dan Asal-usulnya
Namun, entitas OMC yang beroperasi di Indonesia sama sekali tidak memiliki keterkaitan resmi dengan perusahaan tersebut.
“Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi dari berbagai pihak, terungkap bahwa usaha OMC di Indonesia menjalankan skema rekrutmen member-get-member dengan sistem level berjenjang. Praktik ini terindikasi kuat sebagai modus penipuan,” ujar Hudiyanto dalam rilis resminya, Rabu (16/7/2025).
Modus Operandi OMC Indonesia: Skema Komisi Tanpa Produk Nyata
Dalam praktiknya, setiap anggota diwajibkan menyetor sejumlah dana untuk bisa bergabung.
Tidak ada produk fisik ataupun layanan jasa yang ditawarkan.
Kegiatan utama para anggota hanyalah menjalankan aktivitas penilaian fiktif, tanpa kejelasan bisnis nyata yang dijalankan.
Lebih mengkhawatirkan, aplikasi maupun situs web yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) resmi di bawah pengawasan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo).
Ini mempertegas bahwa operasional OMC bersifat ilegal dan berisiko tinggi bagi masyarakat.
Tidak hanya bersembunyi di balik nama besar, OMC di Indonesia juga diduga memanfaatkan tokoh agama, perangkat desa, dan embel-embel program bantuan sosial untuk menarik simpati masyarakat.
Baca Juga:Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp300.000 dengan Membuka Amplop iniiPhone 17 Pro Tampil Beda, ini Bocoran 16 Fitur Barunya yang Bikin Pengguna iPhone Pengen Upgrade
Bahkan, dalam beberapa kegiatan, pihak OMC diketahui menggelar seminar dan gathering massal sebagai strategi memperluas jangkauan mereka.
“Kami temukan upaya menarik kepercayaan publik dengan menghadirkan perangkat desa saat peresmian kantor cabang OMC,” tambah Hudiyanto.
Satgas PASTI menindaklanjuti temuan ini melalui sejumlah langkah, mulai dari pemblokiran akses digital dan situs terkait, pembekuan rekening bank yang terafiliasi, hingga koordinasi intensif dengan aparat penegak hukum.
Hudiyanto pun mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah dan memberantas praktik keuangan ilegal yang meresahkan.
Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa legalitas dan logika setiap penawaran investasi atau peluang bisnis yang diterima.
