JABAR EKSPRES – Inter Miami menderita kekalahan 3-0 dari FC Cincinnati dalam lanjutan pertandingan MLS 2025 di Stadion TQL, Rabu 16 Juli 2025 waktu setempat atau Kamis 17 Juli 2025 WIB. Sebagai kapten dan pemain bintang Miami, Lionel Messi, tidak berkutik sehingga memicu amarah fans klubnya!
Messi memasuki laga FC Cincinnati vs Inter Miami dengan membawa modal rekor gemilang. Baru-baru ini La Pulga, julukannya, memecahkan rekor MLS berupa torehan lima brace (dua gol dalam satu pertandingan) dalam lima pertandingan terakhirnya di liga sepakbola Amerika Serikat itu.
Namun Cincinnati bak jadi ‘pawang’ Lionel Messi karena menghentikan kapten timnas Argentina itu sekaligus membuatnya kesulitan menemukan ritme permainan. Akurasi umpannya hanya 71% (30 umpan sukses dari 42 percobaan), dan akurasi sepakan 40% (dua tendangan on target dari lima percobaan).
Baca Juga:AC Milan Minat Striker Crystal Palace Jean-Philippe Mateta, Harganya Bikin ‘Balik Kanan’?Worth To Buy! Cek 5 Laptop untuk Kerja Terbaik yang Cocok Digunakan Bermain Game
Pemain berusia 38 tahun itu juga kalah duel enam kali, 22 kali kehilangan bola, dan gagal menyelesaikan umpan silang atau dribble. Imbasnya, dia hanya mendapatkan rating 5,9 dalam laga tersebut, demikian mengutip Sportskeeda.
Sementara Messi kesulitan membantu Miami mencetak gol, pertahanan tim yang berbasis di Florida ini sangat rapuh. Perlu 16 menit saja bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan melalui sumbangsih Gerardo Vlenzuela.
Cincinnati menambah keunggulannya lima menit setelah babak kedua dimulai melalui gol Evander Ferreira. Pesta kemenangan sang runner-up klasemen sementara Wilayah Timur MLS ditutup oleh Ferreira juga pada menit ke-70.
Suara sumbang, khususnya pada Messi pun berdatangan dari para penggemar Inter Miami di media sosial X. Sejumlah penggemar menilai mantan ikon Barcelona itu kembali ‘menghilang’ di pertandingan melawan tim-tim besar, dan hanya moncer lawan tim kecil.
“Messi kembali dibayangi lawan tim papan atas, kini kita terpuruk di posisi 8,” cuit salah seorang fans Inter Miami.
“Messi hanya muncul ketika melawan tim kecil. Ghosting,” tegas fans lainnya.
“Messi memang dan masih terlalu dibesar-besarkan. Di mana performanya melawan lawan-lawan kuat? Dia hanya bisa mencetak gol melawan klub-klub papan tengah,” tambah penggemar yang lain.
